/
Selasa, 28 Juni 2022 | 14:37 WIB
Meo/Pexels

Adapun kondisi tersebut dapat memengaruhi memori serta mengganggu tidur dan menyebabkan depresi, yang semuanya merupakan penyebab seseorang menjadi pelupa.

Pemicu tambahan lainnya yaitu gangguan kognitif ringan. Masih muda sering lupa juga bisa terjadi karena gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment/MCI). 

MCI adalah penurunan fungsi kognitif (kemampuan mengingat dan berpikir) pada seseorang yang kondisinya di luar normal untuk individu seusianya.

Namun, kondisi ini bukanlah demensia dan tidak tergolong parah. Bahkan, penderitanya masih bisa menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana orang normal. 

Meski demikian, gangguan ini bisa meningkatkan risiko demensia dan penyakit Alzheimer pada masa mendatang.

Pada kondisi yang serius, sering lupa di usia muda bisa menjadi tanda dari demensia. Meski sering dialami oleh lansia, nyatanya, orang yang berusia muda juga bisa mengalami kondisi medis ini. 

Adapun penyakit Alzheimer merupakan jenis demensia yang paling umum terjadi pada orang muda, yang memengaruhi satu dari tiga orang yang lebih muda dengan demensia.

Agar Anda terhindar dari segala jenis lupa, ada baiknya menjalani hidup sehat disertai olahraga teratur dan tidur yang cukup.

Baca Juga: Perang Antargeng Berlanjut di Sydney, Korban Tewas Ditembak 10 Kali di Tempat Parkir

Load More