/
Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:12 WIB
Biro Adpim Jabar

TANTRUM - Masyarakat untuk terlibat aktif dalam gerakan menanam jutaan bibit pohon mangrove yang kini sedang digencarkan oleh Pemda Provinsi Jabar. 

Mengingat ratusan hektare tanah, khususnya di pesisir pantai utara Jabar, sudah terkikis air laut akibat pemanasan global.

"Dampak dari pemanasan global sudah hadir di halaman Jabar yang menghilangkan tanah menjadi laut. Karena itu gerakan menanam mangrove di utara Jabar harus masif," Gubernur Jabar Ridwan Kamil ditulis Jumat, 1 Juli 2022.

Ridwan Kamil mengatakan di sekitar Pantai Pondok Bali, 192 hektare daratan kini sudah menjadi laut. 

Belum lagi di pesisir Bekasi, air laut kini menggenangi 400 hektare daratan akibat proyek pembangunan dan pemanasan global.

"Di sini 192 hektare lahan yang dulunya daratan sudah jadi laut, di Kabupaten Bekasi juga 400 hektare dengan berbagai sebab seperti proyek maupun pemanasan global," ucap Ridwan Kamil.

Adapun panjang pantai di Jabar mencapai hingga 400 kilometer. Ridwan Kamil mengaku otoritasnya kini sedang memetakan pantai mana saja yang berpotensi terkikis air laut untuk segera ditanami mangrove.

Ridwan Kamil menuturkan jika panjang pantai ada sekitar 300-400 km, maka akan dipetakan paling utama untuk ditanami mangrove segera.

Berbeda dengan pesisir selatan Jabar yang kontur daratannya cenderung curam, pesisir utara lebih rendah yang memudahkan air laut naik ke darat. Itu jadi alasan penanaman mangrove gencar dilakukan di pesisir utara.

Baca Juga: Tjahjo Kumolo Pernah Mengungkap Keinginannya Wafat Dalam Bertugas

"Selatan tipenya lebih curam sehingga tidak menyebabkan hilangnya tanah. Maka penanaman jutaan mangrove fokus di utara terlebih di momen hari lingkungan hidup," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menambahkan, selain restorasi pesisir utara Jabar, pihaknya juga terus berupaya melakukan proses perlindungan. 

Desa Mayangan diharapkan menjadi percontohan bagi desa lainnya dalam upaya penyelamatan lingkungan yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga keterlibatan seluruh pihak.

"Desa ini untuk memberikan contoh bahwa penyelamatan lingkungan bukan hanya tugas negara, tapi seluruh yang mencintai Indonesia dan masa depan," sebut Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil berharap, masifnya gerakan penanaman mangrove di seluruh pesisir utara Jabar dapat mengurangi potensi hilangnya lahan dalam beberapa tahun ke depan.

Ridwan Kamil menyebutkan dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan mengurangi hilangnya lahan.  Sehingga masyarakat bisa meneruskan masa depannya dengan lebih baik.

Load More