TANTRUM - PT Barata Indonesia (Persero) terus memperluas pasarnya. Perusahaan BUMN ini, secara rutin melakukan ekspor komponen kereta api Bogie sejak 2011.
Berdasarkan catatan kinerja Semester I/2022, Barata Indonesia telah melakukan ekspor sebanyak 44 kali ke berbagai negara dengan total nilai ekspor sebesar 2,1 juta dolar AS. Di antaranya ke Kanada, Jerman, China, Meksiko dan Korea Selatan.
Kini, melalui Divisi Industri Komponen dan Permesinan (DIKP) melakukan ekspor perdana produk Transom Assy ke Amerika Serikat, yang merupakan komponen berfungsi sebagai dumping untuk mengurangi getaran yang ada di kereta api, sehingga lebih stabil.
Direktur Pemasaran Barata Indonesia, Sulistyo Handoko mengatakan, ekspor produk baru itu merupakan salah satu komitmen perseroan memperluas pasar manufaktur industri komponen dan permesinan dalam rangka diversifikasi produk, khususnya industri perkeretaapian.
"Pencapaian ini sekaligus menjadi kekuatan bagi kami untuk terus menjadi key player dalam global supply chain, khususnya di industri perkeretaapian,” ujar Sulistyo.
Ia berharap, ekspor perdana transom assy ini, menghasilkan pasar ekspor yang sustain, sehingga dapat mendongkrak kinerja perseroan.
Selain itu, kinerja perseroan dapat segera bangkit seiring optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pascapandemi.
"Kondisi ini diharapkan dapat mendorong proyek pembangunan di berbagai industri kembali menggeliat, sehingga berdampak pada peluang pendapatan perseroan," katanya.
Dalam menjaga kualitas produk perseroan juga telah memperbarui sertifikat Association of American Railroads (AAR).
Baca Juga: DKPP Kota Bandung Musnahkan Lebih dari 3 Kuintal Jeroan Sapi dan Domba Kurban
"Ini menjadi salah satu prasyarat utama ekspor produk komponen kereta api ke pasar Amerika," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar