/
Selasa, 12 Juli 2022 | 20:17 WIB
PT Barata Indonesia

TANTRUM - PT Barata Indonesia (Persero) terus memperluas pasarnya. Perusahaan BUMN ini, secara rutin melakukan ekspor komponen kereta api Bogie sejak 2011.

Berdasarkan catatan kinerja Semester I/2022, Barata Indonesia telah melakukan ekspor sebanyak 44 kali ke berbagai negara dengan total nilai ekspor sebesar 2,1 juta dolar AS. Di antaranya ke Kanada, Jerman, China, Meksiko dan Korea Selatan.

Kini, melalui Divisi Industri Komponen dan Permesinan (DIKP) melakukan ekspor perdana produk Transom Assy ke Amerika Serikat, yang merupakan komponen berfungsi sebagai dumping untuk mengurangi getaran yang ada di kereta api, sehingga lebih stabil.

Direktur Pemasaran Barata Indonesia, Sulistyo Handoko mengatakan, ekspor produk baru itu merupakan salah satu komitmen perseroan memperluas pasar manufaktur industri komponen dan permesinan dalam rangka diversifikasi produk, khususnya industri perkeretaapian.

"Pencapaian ini sekaligus menjadi kekuatan bagi kami untuk terus menjadi key player dalam global supply chain, khususnya di industri perkeretaapian,” ujar Sulistyo.

Ia berharap, ekspor perdana transom assy ini, menghasilkan pasar ekspor yang sustain, sehingga dapat mendongkrak kinerja perseroan.

Selain itu, kinerja perseroan dapat segera bangkit seiring optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pascapandemi.

"Kondisi ini diharapkan dapat mendorong proyek pembangunan di berbagai industri kembali menggeliat, sehingga berdampak pada peluang pendapatan perseroan," katanya.

Dalam menjaga kualitas produk perseroan juga telah memperbarui sertifikat Association of American Railroads (AAR).

Baca Juga: DKPP Kota Bandung Musnahkan Lebih dari 3 Kuintal Jeroan Sapi dan Domba Kurban

"Ini menjadi salah satu prasyarat utama ekspor produk komponen kereta api ke pasar Amerika," katanya.

Load More