TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara ikut dalam berperan dalam Youth 20 (Y20) di kegiatan Power Lunch di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin , 18 Juli 2022.
Tiga petinggi BUMN berbagi pengalaman kepemimpinan dengan para delegasi Youth 20 (Y20).
Ketiga petinggi tersebut adalah Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Hutama Karya (Persero) Eka Setya Adrianto, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Adityo Kusumo, dan Chief Marketing Officer InJourney Maya Watono.
“Prinsip saya, tidak pernah terlalu muda atau terlalu tua untuk belajar. Jadi saya pindah dari posisi yang berbeda. Saya kira itu memaksa saya menjadi lebih gesit dibandingkan rekan-rekan saya dan lebih fleksibel,” kata Adityo lewat keterangannya diterima di Jakarta, Selasa, 19 Juli 2022.
Adityo Kusumo mengajak para delegasi Y20 untuk terus belajar dalam hidup. Menurutnya, tidak ada batasan umur untuk terus belajar, baik tua atau muda.
Pada Power Lunch itu, para delegasi muda yang berasal dari berbagai negara berkesempatan untuk memahami lebih lanjut tentang BUMN Indonesia.
Tak hanya itu, para pembicara juga berbagi cerita bagaimana mereka bisa berada di titik ini. Harapannya, Power Lunch bersama para petinggi BUMN bisa memberikan motivasi bagi delegasi muda.
Sementara itu, Eka Setya Adrianto mengingatkan para delegasi muda bahwa integritas adalah sikap yang paling mendasar yang harus dimiliki agar sukses dalam berkarir dan menjadi pemimpin.
Kedua, adaptabilitas terhadap setiap perubahan yang terjadi juga tak kalah penting, mengingat kondisi dunia yang kini penuh dengan ketidakpastian.
Baca Juga: Pertamina Klaim Sopir Dalam Kondisi Fit
"Kemudian yang ketiga, saya pikir, ketekunan untuk mencapai tujuan. Tidak hanya tujuan Anda, tetapi yang utama adalah tujuan perusahaan atau tujuan organisasi. Yang terakhir adalah kolaborasi, ini lebih baik dibandingkan berkompetisi," ujar Eka.
Sedangkan, Maya Watono mengingatkan anak muda bahwa perjalanan karir bagaikan sebuah marathon dan bukan sprint. Untuk itu, anak muda perlu memiliki ketekunan dan sikap pantang menyerah.
“Sebagai pemimpin, Anda harus tahu kelebihan dan kelemahan Anda. Jadilah diri Anda. Serta percaya dirilah dengan siapa diri Anda dan pimpinlah dengan cara yang Anda yakini. Dan yang terakhir adalah kolaborasi, ini lebih baik dibandingkan berkompetisi," kata Adrianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi
-
Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan
-
BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru