TANTRUM - Baru diketahui bahwa saat hendak meninggalkan kamat hotel, haram hukumnya merapikan kasur.
Lebih baik tinggalkan kamar, terutama kasur, dalam keadaan berantakan tanpa perlu dirapikan.
Banyak dari tamu, bahkan bagi yang sering menginap di hotel, boleh jadi belum begitu memahami tata cara meninggalkan kamar hotel sebelum check out.
Sebelum meninggalkan kamar hotel, perhatikan jangan sampai kamu meninggalkan barang bawaan.
Apa pasal kasur atau kamar hotel dibiarkan dalam keadaan berantakan saat ditinggalkan? Alih-alih kamu berniat mempermudah pekerjaan pelayan hotel dengan merapikan tempat tidur, rupanya itu justru dinilai tidak perlu.
Dicuplik dari The Sun, tempat tidur yang telah rapi sempurna malah akan membingungkan staf kebersihan hotel.
Menanggalkan seprai dan selimut dari tempat tidur, lalu menumpuknya bersama handuk kotor justru akan lebih membantu pekerjaan staf hotel.
Itu akan mempercepat mereka untuk mendeteksi bahwa barang-barang tersebut sudah dipakai dan mengambilnya sekaligus.
Seorang mantan staf kebersihan di sebuah resor di Australia mengungkapkan kepada Business Insider.
Baca Juga: KKHI Madinah Gelar Medical Check-up untuk Pantau Kesehatan Jemaah
"Bila sudah tidur di ranjangmu, kamu tidak perlu merapikannya saat akan pergi. Jika kami pikir kamu belum menggunakan tempat tidur sama sekali, kami mungkin tidak akan mengganti seprai. Jadi lebih baik tinggalkan saja dalam kondisi terlihat sudah ditiduri," jelasnya.
Hal lain tentang kebersihan tempat tidur hotel juga sempat dibeberkan oleh seorang pemilik akun TikTok @hotel_hacks_, seperti yang ditulis The Sun.
Para staf kebersihan hotel tidak punya banyak waktu, dan cuma diberi kurang dari 30 menit untuk membersihkan setiap kamar hotel. Apalagi, mereka dibebankan banyak tugas, tapi digaji dengan upah minimum.
Sehingga, seringkali mereka mengambil 'jalan pintas' dengan menghindari mengganti seprai dan handuk bagi setiap tamu.
Ia juga mengatakan bahwa beberapa hotel merasa keberatan dengan biaya pencucian seprai setiap hari yang mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta