TANTRUM - Grup idola JKT48 bakal menggelar konser pertamanya setelah dua tahun pandemi Covid-19. Konser bertajuk Heaven tersebut menjadi puncak perayaan ulang tahun ke-10 JKT48.
Konser yang bertepatan dengan kelulusan Gabriela Margareth Warouw yang biasa disapa Gaby, akan digelar pada Sabtu 6 Agustus di Istora Senayan.
Konser tersebut bakal termegah yang pernah didakan sejak JKT48 dibentuk. Itulah kenapa, member JKT48 sangat antusias.
“Ini konser pertama setelah pandemi dan kami ingin bikin yang tidak terlupakan. Namanya Heaven, serasa di surga. Kami juga akan ketemu orang-orang dengan kapasitas cukup banyak. Jadi makin excited,” ujar kapten JKT48, Shani Indira Natio, dicuplik dari Jawa Pos, Kamis, 4 Agustus 2022.
Konser tersebut mendapat respons positif dari fans JKT48. Tiket presale habis dalam waktu kurang dari 10 menit dan tiket reguler terjual habis dalam waktu kurang dari 20 menit.
Ribuan tiket untuk menonton online juga disebut telah terjual ribuan. Member JKT48 Azizi Asadel menyebut tidak ada tiket on the spot karena sudah sold out.
“Kami akan membawakan puluhan lagu dan yang terbaik dari JKT48 yang akan mengacak-acak emosi. Janji nggak nangis?” ujar member yang akrab yang disapa Zee itu.
Soal daftar lagu, center single Flying High itu belum bisa membocorkan. Dia menyebut bakal menyajikan lagu terbaik dengan banyak surprise.
Wakil Kapten JKT48 Jinan Shafa Safira menambahkan, hal menarik lainnya dari JKT48 10th Anniversary Concert Heaven and Gaby Graduation Ceremony adalah festival di area parkir Istora Senayan.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Terjun ke Posisi Terendahnya Dalam 6 Bulan Terakhir
Festival itu disebutnya gratis dan terbuka untuk umum. Jadi tidak terbatas pada pemegang tiket konser saja.
“Sebelum masuk area konser, fans bisa nongkrong dan seru-seruan bareng di festival. Banyak booth makanan, permainan, dan penampilan di mini stage. Penampilan apa? Yang pasti keren,” imbuhnya.
Festival itu akan dibuka mulai pukul 12.00. Seperti biasa, konser tersebut akan digelar dalam dua pertunjukan yang berbeda.
Pertama, tentu saja konser bertajuk Heaven. Setelah itu, dilanjutkan oleh konser kelulusan Gaby. Member kelahiran 11 April 1998 itu sampai menangis terharu saat ditanya persiapan konser kelulusannya. Sebab, dia tidak menyangka bisa lulus dan bisa ditonton banyak orang.
”Bangga banget bisa sampai titik ini. Apalagi bisa offline concert. Ini penantian yang lama karena pandemi. Aku benar-benar menantikan ini. Seneng banget,” katanya.
Untuk diketahui, Gaby mengumumkan lulus dari pada JKT48 10th Anniversary Kick Off Conference, Sabtu 18 Desember 2021.
Soal konser kelulusannya, Gaby mengatakan banyak ide yang dituangkan dalam pertunjukan terakhirnya nanti.
Termasuk, memilih lagu dan juga para member yang akan mengantarnya lulus. Pada H-4 pertunjukan ini, dia mengaku perasaan campur aduk. Ada sedihnya karena ini bakal menjadi konser terakhirnya.
”Baik JKT48 10th Anniversary Concert Heaven dan graduation, ingin fans nggak cuma menonton tapi ikut berinteraksi. Misal banyak yang nge-chant dan bawa lightstick seperti dulu lagi. Itu jadi semangat kami,” harapnya.
Mengingat konser ini digelar saat pandemi Covid-19, Shani memastikan jika pertunjukan nanti tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah.
Termasuk soal persyaratan bagi pengunjung yang ingin menonton konser. Termasuk soal vaksinasi. Semua dikembalikan ke aturan pemerintah.
Shani juga mengingatkan bagi yang sudah bisa vaksin booster, untuk booster. Seperti diketahui, aturan terbaru juga memasukkan syarat sudah booster untuk bisa masuk mal.
“Sesuai protokol kesehatan. Kita ingin senang-senang, happy-happy, tetapi tetap bisa menjaga kesehatan satu sama lain. Temen-temen yang mau datang jangan lupa booster dulu,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal