TANTRUM - Sekitar 700 hektare lahan di pantai utara Jabar hilang menjadi lautan akibat naiknya permukaan air laut oleh pemanasan global. Pantai yang hilang terutama berada di wilayah utara Subang dan Bekasi.
Diharapkan, masifnya penanaman bibit mangrove dan penghematan karbon membuat permukaan air laut bisa kembali turun.
"Di utara Jabar, sekitar 700 hektar lahan hilang menjadi lautan karena kenaikan permukaan air laut oleh pemanasan global. Maka cara yang efektif adalah menanam mangrove dan mengubah perilaku hemat karbon," ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat membuka Pendidikan Dasar Wanadri 2022 di halaman depan Gedung Sate, Bandung, akhir pekan kemarin.
Bagian dari mengatasi dampak pemanasan global terhadap pantai-pantai di Jabar, Pemprov Jabar menggandeng Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri dalam program penanaman bibit mangrove di sepanjang pantai utara Jabar.
Gubernur berharap keterlibatan komunitas pecinta alam tertua di Indonesia yang memiliki ribuan anggota itu dapat mengembalikan kondisi lingkungan menjadi lebih baik.
"Kita menitipkan kepada Wanadri program menaman bakau di sepanjang pantai utara agar kemanusiaan bisa diselamatkan dan lingkungan bisa dikembalikan," kata Ridwan Kamil.
Kang Emil, sapaan akrabnya menuturkan, kolaborasi pentahelix dengan Wanadri sebelumnya terbukti efektif pada saat penanaman 50 juta bibit pohon di lahan kritis di Jabar.
Berkaca dari keberhasilan itu Pemda Provinsi Jabar optimistis peran Wanadri dapat berkontribusi maksimal mengembalikan lingkungan yang sedang krisis di pantai utara.
"Program menanam 50 juta bibit pohon di lahan kritis sudah selesai dibantu oleh Wanadri, sekarang Wanadri juga harus yang terdepan untuk mengembalikan kondisi lingkungan di sepanjang pantai utara," tutur Kang Emil.
Baca Juga: Pose Wulan Guritno Berbaring di Sofa yang Bikin Gagal Fokus
Adapun dalam Pendidikan Dasar Wanadri 2022, sebanyak 102 siswa dan 13 siswi terpilih dari 15 provinsi untuk menjalani pendidikan dasar yang dipusatkan di Situ Lembang dan sekitarnya selama 40 hari.
Kang Emil berpesan agar kehebatan Wanadri dalam menjalankan misi kemanusiaan dan lingkungan didokumentasikan dengan metode kekinian hingga viral.
Ia saat ini sedang membutuhkan idola-idola yang bisa menjadi inspirasi positif buat anak muda.
"Tolong dokumentasikan kehebatan Wanadri dengan cara kekinian. Saya lagi butuh idola-idola buat anak muda supaya mereka melihat ke sini bukan ke yang lemah gemulai dan nggak jelas yang hanya viral sesaat, tapi butuh sosok yang seperti anda-anda ini (Wanadri)," pintanya.
Berita Terkait
-
Cegah Pemanasan Global, Pertamina Dorong Kolaborasi Global Sukseskan Transisi Energi
-
KLHK Ingatkan Pelestarian Hutan Kalimantan Menahan Laju Pemanasan Global
-
Salju Warna Merah Jadi Kunci Ungkap Dampak Mengerikan Pemanasan Global
-
Berdampak Besar ke Pemanasan Global, Lembaga Bank Dunia Diimbau Dukung Akselerasi Transisi Energi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati