/
Senin, 15 Agustus 2022 | 03:01 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat Gebyar Desa 2022 di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (15/8/2022). (Humas Jabar)

TANTRUM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklaim desa di Jabar kini banyak yang semakin juara. Di awal kepemimpinannya ada 929 desa berstatus tertinggal. Kini seluruh desa di Jabar tak ada lagi desa tertinggal. Sementara total desa mandiri meningkat signifikan dari 37 menjadi 1.130 desa.

"Desa di Jabar sudah makin juara dari 929 desa tertinggal setelah saya menjabat jadi nol. Desa mandiri juga selama tiga tahun yang awalnya 37 desa sekarang 1.130 desa," ungkap Ridwan Kamil, di sela-sela penyerahan mobil serbaguna Maskara kepala desa Karangasin, Karangsatria, Sukadamai dan Setiadarma saat Gebyar Desa 2022 di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (15/8/2022).

Empat desa yang mendapatkan mobil Maskara disebut telah naik kelas menjadi desa mandiri.

"Yang naik kelas saya kasih mobil serbaguna Maskara yang tentunya memotivasi agar desanya makin mandiri," ucap Gubernur.

Dengan demikian, ia menyebut status desa mandiri di Kabupaten Bekasi bertambah 30 desa dan tidak ada lagi desa tertinggal. Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Bekasi pun meningkat dari urutan 15 ke urutan 9.

Desa mandiri merupakan desa yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa secara mandiri untuk menyejahterakan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

Kang Emil berharap, lompatan desa mandiri di Jabar menginspirasi desa lainnya. Gubernur yakin masa depan ada di desa syaratnya adalah menguasai digital.

"Desa yang melompat ini supaya menginspirasi karena saya yakin masa depan itu adalah di desa, asal kuasai digital. Maka tinggal di desa, rezeki kota, bisnis pun mendunia," ujar Kang Emil.

Adapun Gebyar Desa 2022 digelar untuk melihat sejauh mana inovasi dan kemajuan desa sesuai karakteristiknya. Pemda Provinsi Jabar juga terus mengintervensi lewat berbagai kebijakan yang menjangkau desa. Seperti yang Kang Emil lakukan saat Gebyar Desa di Kabupaten Bekasi, ia mengunjungi lima desa untuk memotivasi dan melihat kemajuan desa.

Baca Juga: Waspada! Kanker Tenggorokan dan Amandel Berkaitan Erat dengan Seks Oral

"Tadi lima desa saya datangi ingin melihat kemajuan yg sudah dilaksanakan desa sekaligus membangkitkan lagi semangat dan ekonomi desa," kata Kang Emil.

Load More