TANTRUM - Pemerintah Jepang tidak akan mengungkapkan hasil penelitiannya tentang teknologi.
Pasalnya, jika ada risiko informasi tersebut dapat dialihkan untuk penggunaan militer di luar negeri atau membahayakan kepentingan nasional, kata sumber yang dekat dengan masalah tersebut.
Hasil penelitian tentang teknologi mutakhir yang ditentukan dalam undang-undang keamanan ekonomi hanya akan dibagikan dalam asosiasi yang terdiri dari pejabat pemerintah dan peneliti swasta, dengan beberapa informasi sensitif yang selanjutnya tunduk pada perjanjian kerahasiaan, kata sumber tersebut.
Asosiasi akan berfungsi sebagai uji coba untuk sistem izin keamanan yang rencananya akan diperkenalkan oleh pemerintah, yang akan memungkinkan hanya personel yang disaring untuk menangani informasi sensitif.
20 teknologi telah terdaftar dalam undang-undang sebagai berpotensi kritis, termasuk teknologi hipersonik yang dapat digunakan untuk pengembangan rudal dan teknologi terkait ruang angkasa yang dapat berkembang menjadi sistem pengawasan satelit.
Diberitakan Japan Today, dicuplik dari Republika, Selasa, 16 Agustus 2022, keinginan Jepang untuk maju di bidang teknologi tinggi muncul karena persaingan yang semakin ketat antara Amerika Serikat (AS), Cina dan Rusia di tengah lingkungan keamanan yang berubah dengan cepat.
Undang-undang keamanan ekonomi yang diberlakukan pada bulan Mei memberikan kerangka kerja untuk membentuk asosiasi untuk setiap bidang penelitian guna memfasilitasi pengembangan teknologi mutakhir melalui kerja sama publik-swasta.
Pemerintah diperkirakan akan menginvestasikan sekitar 500 miliar yen (3,8 miliar dolar AS) ke dalam penelitian dari dana keamanan ekonomi negara bagian.
Hasilnya umumnya akan dipublikasikan untuk membantu universitas dalam negeri, perusahaan, dan organisasi lain dalam pengembangan dan penerapan praktis teknologi, dengan pengecualian yang diharapkan digunakan untuk tujuan militer, seperti pertahanan dan penjaga pantai.
Baca Juga: Gegara Tidur Seranjang, Anjing Terinfeksi Cacar Monyet alias Clade Virus
Pemerintah juga akan memberlakukan perjanjian kerahasiaan atas informasi sensitif yang disediakan untuk tujuan penelitian, yang dapat dihukum hingga satu tahun penjara jika dilanggar.
Pengenalan sistem izin keamanan diusulkan selama perumusan undang-undang keamanan ekonomi baru, karena sistem seperti itu akan terbukti penting untuk berbagi informasi rahasia dengan otoritas luar negeri.
Tapi itu belum dimasukkan dalam undang-undang setelah beberapa anggota partai yang berkuasa menyuarakan keprihatinan atas persyaratan pemeriksaan latar belakang untuk lulus penyaringan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta