TANTRUM - Jin khodam bisa menurun ke anak cucu. Jin ini sering kali dikenal sebagai jin nashab atau jin saka.
Makhluk ghaib ini bisa menurun kepada keturunan orang yang mempunyai khodam, pusaka, ilmu-ilmu kesaktian akibat perjanjian di masa lalu.
Menurut Buku Ensiklopedia Ruqyah karya Iding Sanus, pada masa dahulu ada orang yang bekerja sama dan mempunyai ikatan perjanjian dengan bangsa jin untuk saling bantu dan menjaga.
"Biasanya orang ini berprofesi sebagai jawara, dukun, bahkan tokoh masyarakat yang disegani," kata Iding dicuplik dari Sindo News, Jumat, 19 Agustus 2022.
Menurut Iding, ketika orang ini meninggal dunia, biasanya jin temannya itu akan tetap setia menjaga anak cucunya.
"Karena jin umurnya bisa ratusan bahkan ribuan tahun, maka hal ini bisa terjadi sampai beberapa generasi pada manusia yang diikutinya," ujar Iding.
Umumnya, kata Iding Sanus, jin leluhur ini bersikap egois dan selalu ingin mengatur orang yang diikutinya.
Sehingga jika ada hal yang dilakukan orang bersangkutan tidak disukainya maka ia akan menyakiti dan mengganggu orang yang diikutinya itu.
Hal ini kadang kala sangat berpengaruh pada kehidupan orang yang bersangkutan. Ia kadangkala jadi seperti orang yang mempunyai kepribadian ganda. Sering melakukan hal - hal di luar kontrol dan kendali dirinya.
Baca Juga: Korban Pemerkosaan Massal dan Saksi Pembunuhan: Pemerkosa Saya Dibebaskan
Iding bilang, orang yang diganggu jin keturunan akan banyak mengalami kesulitan dalam berkarir dan mencari jodoh.
Iding juga menjelaskan, jin keturunan tidak mengganggu semua keturunan orang yang memiliki perjanjian dengan jin.
"Dari beberapa orang bersaudara biasanya tidak semua dirasuki jin nashab, misalnya dari lima bersaudara maka yang terkena biasanya hanya satu atau dua orang saja," ucap Iding.
Sejumlah kalangan praktisi ruqyah menyebut ciri-ciri seseorang yang terkena jin nasab semisal indigo sejak kecil, bisa merasakan hal-hal ghoib sejak kecil, tetiba bisa mengobati, merasa ada yang mengikuti, sering sakit kepala di bagian depan, mata mudah capek, sering bermimpi bertemu dengan orang yang sudah meninggal, mimpinya sering menjadi kenyataan, firasatnya jitu, bisa menebak dengan jitu, ketika berada di suatu tempat merasa pernah di tempat tersebut, dan masih banyak lagi.
Gangguan jin keturunan yang paling parah adalah apabila jin tersebut mencintai manusia yang ditempatinya.
Pada beberapa kasus, jin keturunan yang mencintai manusia ini tidak mau keluar, bahkan rela mati dengan ruqyah daripada harus keluar dari tubuh manusia yang dicintainya.
Langkah-langkah untuk menghilangkan jin keturunan bisa dilakukan diri sendiri maupun maupun anggota keluarga lainnya.
Langkah itu, antara lain, apabila masih terdapat pusaka-pusaka atau benda-benda keramat, maka benda-benda itu harus dimusnahkan dengan keikhlasan kerena ingin mengharap ridho Allah SWT.
Kedua, mengucapkan ikrar pemutusan dengan bangsa jin. Ikrar ini dimaksudkan untuk mempertegas kepada bangsa jin bahwa manusia yang ditempatinya tidak mau atau tidak ikhlas ditempati oleh bangsa jin.
Ketiga, melakukan ruqyah syar’iyyah. Ruqyah bisa dilakukan sendiri. Dengan begitu, jika ada gangguan jin kembali maka bisa melakukan ruqyah mandiri untuk melawannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Sadisnya Mahasiswa UIN Suska Ingin Habisi Wanita Dicintai, Siapkan Kapak dan Parang
-
Sosok Hitam di Lantai 18
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
5 Rekomendasi Motor Listrik Murah untuk Wanita, Mulai Rp3 Jutaan
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026: 9 Pilihan Mobil Nissan 60 Jutaan, Cocok Bawa Keluarga Besar ke Kampung
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Bahan Plastik Organik
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online