TANTRUM - Mungkin banyak orang awam yang tak mengetahui bahaya tahi lalat yang ditumbuhi rambut.
Tahi lalat sendiri merupakan kondisi saat kelompok melanosit atau sel kulit berpigmen, tumbuh di area kecil yang terkonsentrasi.
Biasanya tahi lalat muncul sebagai benjolan berwarna atau bintik-bintik yang bervariasi dalam bentuk dan ukuran dan lebih gelap dari bagian kulit lainnya, mulai dari coklat ke coklat hingga hitam.
Umumnya, tahi lalat tak ditumbuhi rambut bahkan tidak dapat ditumbuhi rambut. Namun, dalam beberapa kasus, ada orang yang punya tahi lalat yang ditumbuhi rambut. Bagi beberapa orang, adanya rambut di tahi lalat dipercaya sebagai indikasi adanya kanker.
Lantas, apa bahaya tahi lalat yang ditumbuhi rambut? Diberitakan Healthline, dicuplik dari Okezone, Rabu, 24 Agustus 2022, disebutkan ada kemungkinan rambut tumbuh melalui permukaan tahi lalat, jika tahi lalat berada di atas folikel rambut.
Sebab, sel-sel kulit normal yang membentuk tahi lalat sehat, pertumbuhan rambut dapat berlanjut seperti biasa.
Folikel menghasilkan rambut, bukan tahi lalat yang sebenarnya. Rambut kemudian menembus permukaan tahi lalat seperti halnya melalui sel kulit lainnya.
Sehingga bukan hal yang aneh melihat satu atau beberapa rambut tumbuh dari tahi lalat. Bahkan, dalam beberapa kasus, rambut yang tumbuh dari tahi lalat mungkin tampak lebih gelap atau lebih tebal daripada rambut tubuh lain di sekitarnya. Hal ini lantaran pigmen ekstra dalam sel bisa menggelapkan warna rambut juga.
Bukti anekdotal dari dokter kulit dan dokter lain menunjukkan bahwa, tahi lalat berbulu tidak umum menjadi kanker. Akan tetapi, bukan berarti tahi lalat ini tidak bisa berkembang menjadi kanker.
Baca Juga: 4 Sebab Seseorang Lebih Suka Membicarakan Keburukan Orang Lain
Dalam kasus tersebut, dokter berspekulasi bahwa kemungkinan terjadi karena disebabkan sel-sel pada permukaan tahi lalat di atas rambut tumbuh tidak normal lalu menghambat pertumbuhan rambut.
Sebagai pengingat, perlu diketahui kalau Anda tak perlu mencabut atau mencukur secara kasar rambut pada tahi lalat agar tidak menyebabkan luka dan infeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo
-
Ketika Kebiasaan Buruk Menjadi Budaya, Korupsi Pun Sulit Diberantas
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
Dukung Penguatan Tata Kelola Danantara, BRI Tegaskan Komitmen Berantas Fraud
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud
-
Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku