TANTRUM - Pagi hari mungkin terasa kurang lengkap bila belum menyeruput teh tawar hangat. Di restoran, Anda mungkin sering mendapatkan suguhan es teh tawar sebagai pengganti air putih dingin.
Siapa sangka minum teh tawar tak sekadar nikmat, ternyata juga memberikan manfaat untuk kesehatan.
Sebutan “teh” pada dasarnya minuman yang berasal dari daun teh dengan nama ilmiah Camellia sinensis.
Menurut dr. Patricia Lukas Goentoro dari Hello Sehat, dicuplik Jumat, 16 September 2022, di Indonesia, jenis teh yang sering digunakan adalah teh hitam dan teh hijau. Berikut kandungan gizi secangkir teh tawar yang setara dengan 237 mililiter (ml);
- Air: 239 gram (g).
- Magnesium: 7,2 miligram (mg).
- Fosfor: 2,4 mg.
- Kalium: 88,8 mg.
- Folat: 12 mikrogram (mcg).
- Kolin: 0,9 mg.
- Kafein: 49 mg.
- Teobromin: 4,8 mg.
Tidak hanya itu, daun teh juga mengandung flavonoid atau senyawa khas tanaman yang bersifat antioksidan. Beberapa kandungan flavonoid pada teh terdiri dari;
- catechin,
- epigallocatechin-gallate,
- epicatechin,
- epigallocatechin,
- epicatechin-3-gallate,
- gallocatechins, dan
- gallocatechin gallate.
Karena tidak mengandung gula tambahan, kalori secangkir teh tawar pun relatif rendah, yakni 2,4 kkal saja.
Manfaat minum teh tawar
Baca Juga: Sedapnya Lotek Alkateri, Kuliner Legendaris Kota Bandung
Berikut manfaat minum teh tawar untuk kesehatan Anda;
1. Mengurangi risiko kanker
Teh hijau dan teh hitam tawar mengandung flavonoid yang bersifat antioksidan. Sifat ini membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Perlu diketahui, radikal bebas bisa membuat sel tubuh rusak dan tumbuh abnormal hingga berkembang menjadi kanker.
2. Menurunkan berat badan
Manfaat minum teh tawar hangat di pagi hari baik untuk diet. Karena tanpa gula, teh ini rendah kalori sehingga cocok untuk membatasi asupan kalori harian Anda.
Selain itu, kandungan ECGC dan kafein membantu membakar lemak sekaligus kalori yang lebih besar.
Meski begitu, penurunan badan yang dialami ini relatif kecil dan tidak drastis.
3. Memberikan sensasi menenangkan
Mengutip studi terbitan Journal of Food and Drug Analysis (2021), teh mengandung senyawa l-theanine.
Senyawa ini membantu mengatur zat kimia di otak bernama serotonin dan dopamin sehingga memberikan sensasi lebih tenang.
Selain itu, l-theanine memicu aktivitas gelombang otak yang membuat Anda lebih rileks, tetapi tetap terjaga.
Tak heran bila manfaat minum teh tawar hangat bisa memberikan efek tenang.
4. Meningkatkan fokus
Kandungan kafein dan epigallocatechin gallate (EGCG) membantu menjaga kemampuan Anda untuk fokus berkativitas.
Kafein pun membantu meningkatkan senyawa otak yang membuat Anda terus terjaga dan meningkatkan konsentrasi.
Sementara itu, kandungan l-theanine memiliki sifat menenangkan sehingga meningkatkan kemampuan Anda mempelajari sesuatu.
5. Mengendalikan gula darah
Manfaat minum teh tawar ini berasal dari kandungan EGCG.
Dikutip dari tinjauan terbitan Antioxidants (2019), EGCG membantu melindungi sel pankreas dari peradangan dan radikal bebas.
Pankreas merupakan organ penghasil hormon insulin yang mengendalikan kadar gula darah.
Selain itu, EGCG membantu meningkatkan kadar insulin dalam darah. Senyawa gallic acid pada teh membantu juga membantu menyerap gula dari dalam darah menuju otot.
6. Menjaga kesehatan jantung
Manfaat minum teh tawar juga baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung. EGCG pada teh membantu menurunkan kadar kolesterol jahat yang bisa menyumbat pembuluh darah.
Selain itu, senyawa flavonoid pada teh meningkatkan senyawa nitric oxide yang bisa menurunkan tekanan darah.
Penyumbatan pembuluh darah dan hipertensi bisa memicu berbagai jenis penyakit jantung, seperti stroke, gagal jantung, hingga serangan jantung.
7. Melindungi fungsi otak
Manfaat minum teh tawar berpotensi mengurangi risiko pikun, Alzheimer, dan gangguan fungsi kecerdasan.
Pasalnya, senyawa flavonoid bersifat antioksidan yang mengurangi radikal bebas di otak. Radikal bebas ini bisa memicu alzheimer dan pikun.
Flavonoid juga membantu peradangan di otak. ECGC juga menghambat senyawa yang menjadi penanda adanya Alzheimer.
Karena membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah, teh juga melancarkan aliran darah menuju otak sehingga menurunkan risiko stroke.
Ternyata, stroke pun bisa merusak fungsi otak dan memicu pikun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus