Hamdani menambahkan, DKPP juga melaksanakan pendampingan untuk melatih dan meningkatkan skill para petani agar mereka tidak jenuh dalam mengolah sawahnya.
Mereka didampingi untuk mengolah lahan dengan baik dan meningkatkan produksi padinya.
"Bagaimana agar varietas IP400 ini bisa membuat perputaran mereka untuk mengolah dan menghasilkan panen jadi lebih cepat," jelasnya.
Sebab ia mengaku, hasil dari IP400 saat ini jauh lebih bagus dan baik daripada sebelumnya. Meski memang para petani masih terkendala dalam beberapa hal, seperti cuaca, hama, dan alat pertanian. Terkait cuaca dan hama perlu diantisipasi secara berkala oleh petani.
"Hama juga ada yang datang dari burung, ada yang dari unsur hara. Tanah yang biasanya masa tanam dua kali setahun, sekarang jadi empat kali setahun. Ini terkait dengan pupuk dan hama tanahnya," ungkapnya.
Kendala lain juga datang dari suplai air untuk persawahan dan solar untuk traktornya.
"Semoga ke depannya perhatian dari pemerintah untuk para petani di daerah perkotaan semakin meningkat. Terutama dengan persoalan suplai air persawahan dan solar untuk traktornya yang masih sulit diakses," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Ditemui Legislator PKS, Mahasiswa Minta Puan Maharani Keluar Temui Massa Aksi HTN 2022
-
4 Cerita Mistis di Kampus Bandung, Arwah Penasaran di Unpad dan Denting Piano yang Dimainkan Noni Belanda di UPI
-
200 Utusan Pendemo Masuk Gedung MPR, Legislator PKS Orasi di Atas Mobil Komando: Pemerintah Wajib Sejahterakan Petani!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung