/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:51 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ([Suara.com - Alfian Winanto])

Peristiwa bermula ketika suporter Arema turun ke lapangan karena tidak terima tim kesayangannya kalah atas tim tamu. Polisi berusaha menghalau massa. Dalam upaya ini, polisi menembakkan gas air mata.

Banyak korban tewas yang kehabisan napas, berdesak-desakan, dan terinjak-injak. Sementara pintu stadion masih dalam kondisi tertutup.

Sumber: Suara.com

Load More