TANTRUM - Pemerintah daerah diminta untuk melakukan pemetaan atau training need analysis terhadap sumber daya manusia (SDM) sebelum menggelar program pengembangan dan peningkatan kompetensi.
Pemetaan diperlukan untuk menempatkan program pengembangan SDM yang sesuai dengan kemampuan SDM di tiap daerah.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Diah Martini Paham mengatakan, dengan melakukan pemetaan, program pengembangan dan peningkatan kompetensi tak hanya nice to have, tetapi need to have.
"Bisa jadi, di sebuah daerah tak memerlukan pelatihan yang berada di level advance, tetapi basic needs. Dengan pemetaan dari daerah kita dapat memberikan pelatihan yang lebih tepat sasaran dan tepat manfaat," katanya.
Kemenparekraf memiliki lima pilar strategis dalam pengembangan SDM parekraf pada 2023 sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Pertama adalah parekraf berkelanjutan, di mana program new skilling SDM dihadirkan untuk pembukaan peluang kerja dan peluang usaha.
Kedua berkaitan dengan peningkatan daya saing melalui upskilling dan reskiling, serta standardisasi dan sertifikasi kompetensi. Upskilling dan reskilling harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing daerah berdasarkan training needs analysis yang akan dilakukan.
Untuk standardisasi, tahun ini, pemerintah sudah berhasil membuat dan merevitalisasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di 10 kegiatan pariwisata, rencananya tahun depan akan ada 24 lagi.
"Kami mohon dukungan dari berbagai pihak terkait untuk mengadopsinya ketika nanti sudah diresmikan oleh Kemnaker (Kementerian Ketenagakerjaan), karena tugas kami adalah membuat rancangannya dan kemudian setelah diresmikan oleh Kemnaker, nanti standar ini baru akan bisa kita gunakan bersama," ungkapnya.
Baca Juga: Ibunda Oki Setiana Dewi Berhasil Jadi Penghafal Alquran di Usia 58 Tahun
Ketiga adalah penciptaan nilai tambah melalui program Parekraf Academy, Parekraf Training Camp, penguatan kelembagaan dan tata kelola parekraf.
Di Parekraf Academy, Kemenparekraf mengawal local champion untuk mengembangkan kemampuannya hingga mendapatkan sertifikasi, khususnya yang berstandar internasional, sehingga bisa berkiprah hingga ranah global.
"Sebenarnya, Parekraf Academy sudah dicanangkan pada tahun ini, namun belum terlalu masif. diharapkan pada 2023 ada peluang yang lebih masif untuk kegiatan tersebut," katanya.
Program Parekraf Training Camp akan mengumpulkan pelaku-pelaku parekraf yang diberikan pelatihan terkait inovasi, kreativitas, pemecahan masalah, berfikir kritis, kepemimpinan, dan analisis data.
Mengenai pilar ke-empat ialah transformasi digital yang menyangkut di antaranya SDM Championship Wirausaha Digital Mandiri (Widuri) Parekraf, dan Dashboard SDM Parekraf dan Kelembagaan.
Terakhir, kata ia, adalah peningkatan produktivitas melalui Gerakan Sadar Wisata dan Gerakan Usaha Kreatif, serta Knowledge Management Virtual Classs Parekraf.
"Kami yakin dengan kolaborasi, kita bisa bekerja sama untuk bisa memperkuat output dari program-program yang akan kita lakukan di tahun depan," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai