TANTRUM - Hasil survei terbaru dari Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir unggul dengan perolehan elektabilitas sebesar 17,1 persen sebagai bakal calon wakil presiden dalam simulasi Pemilihan Presiden 2024.
"Peta elektabilitas bakal cawapres untuk 10 nama yang tertinggi adalah Erick Thohir 17,1 persen, Sandiaga Uno 15,5 persen, Ridwan Kamil 13,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR.
Ada pula nama-nama lain, seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 15,5 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 13,5 persen, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD 7,8 persen, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 7,7 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Prawansa 6,8 persen, Ketua DPR Puan Maharani 3,5 persen, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 3,1 persen, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar 3 persen, dan mantan Panglima TNI Andika Perkasa 2,5 persen.
Ia mengatakan, ada tiga bakal cawapres yang memiliki perolehan elektabilitas di atas 10 persen, namun sampai saat ini belum ada yang dominan mencapai 30 persen seperti elektabilitas bakal calon presiden (capres).
"Tapi memang cawapres biasanya tidak setinggi capres elektabilitasnya," kata dia.
Ia melihat elektabilitas cawapres banyak dipengaruhi oleh partai-partai politik, seperti Erick Thohir oleh PAN, Sandiaga Uno oleh PPP dan Ridwan Kamil yang kerap kali disebut usai bergabung dengan Golkar.
Jika melihat tren, elektabilitas Erick Thohir dinilai cukup stabil meski cenderung mengalami kenaikan walaupun tipis.
Hanta melihat elektabilitas Erick Thohir stabil sejak Oktober 2021 hingga April 2023. "Pak Erick Thohir, selain menteri BUMN, merupakan Ketua Umum PSSI menjadi variabel sosialisasi yang beririsan dengan isu-isu politik," tutur Hanta.
Untuk capres terlihat semakin mengerucut kepada tiga nama, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Kondisi ini akan membuat peran sosok cawapres menjadi semakin penting.
Baca Juga: Petani Milenial Bali Sukses Terapkan Pupuk Organik untuk Pertanian Modern
Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 9 hingga 15 April 2023 usai momentum batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan sebelum deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).
Survei ini melibatkan 1.220 responden terpilih pada Februari, Maret, dan April 2023 untuk dilakukan wawancara tatap muka langsung. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error + 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI