TANTRUM - PDIP menetapkan Ganjar sebagai capres yang mereka usung di Pilpres 2024 dalam Rapat DPP Partai Ke-140 Diperluas Tiga Pilar dengan agenda konsolidasi internal dan silaturahim Idul Fitri 1444 Hijriah di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4). Hal sama juga dilalukan PPP yang mengusung kader PDIP ini untuk maju bertarung.
Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin Makassar Phil Sukri menilai Menteri BUMN Erick Thohir berpeluang besar menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diusung sebagai calon presiden (capres) oleh PDI Perjuangan.
Erick berpeluang besar menjadi cawapres pendamping Ganjar karena dia merupakan sosok yang merepresentasikan figur nasionalis-religius.
"Sejauh ini, Erick sudah banyak membuktikan sebagai sosok nasionalis dan religius, sehingga peluang Erick untuk mendampingi Ganjar dan memenangkan kontestasi Pilpres 2024 sangat besar," ujarnya.
Sukri menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengisyaratkan bahwa cawapres akan mendampingi Ganjar adalah sosok religius dan dekat dengan ormas keagamaan terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia dan memiliki kedekatan dengan Megawati.
"Kecenderungan cawapres yang nanti akan mendampingi Ganjar merupakan orang yang dekat atau dapat merepresentasikan NU. Dari beberapa kandidat potensial yang saat ini sudah muncul, yang memiliki kedekatan dan bisa merepresentasikan NU adalah Erick Thohir. Selain menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick juga menjadi pengurus Banser sehingga dapat bisa merepresentasikan NU," jelasnya.
Selain Erick, nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga menjadi salah satu nama yang dinilai berpeluang menjadi cawapres pendamping Ganjar. Tetapi, Erick berpeluang lebih besar untuk mendampingi Ganjar.
Hal tersebut karena selain merepresentasikan sosok nasionalis dan religius, Erick pun merupakan sosok yang netral, tidak pragmatis, tidak oportunis, dan tidak pernah mengusung politik identitas. Dia juga merupakan figur cawapres yang berasal dari luar Jawa sehingga berpotensi meningkatkan perolehan suara Ganjar di Pilpres 2024.
Baca Juga: Dituntut Hukuman Mati, Teddy Minahasa Akan Dengarkan Vonis Hakim pada 9 Mei 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya