/
Rabu, 06 September 2023 | 14:34 WIB
Kaesang Pangarep [Instagram-@kaesangp]

Kaesang Pangarep, putra bungsu dari pasangan Presiden Joko Widodo dan Iriana. Usai menyelesaikan kariernya di Singapura, Kaesang mencoba berbagai bisnis di Indonesia. Berbagai bisnis pernah ia coba, salah satunya yang paling terkenal adalah Sang Pisang, menjadi bisnis kuliner yang mampu membuat namanya melejit. 

Namun sayangnya, meski menyandang stasus sebagai anak presiden tak membuat perjalanan Kaesang Pangarep sebagai seorang pengusaha muda  mulus. Sama seperti pembisnis lainnya, Kaesang juga mengalami kebangkrutan.

Ini 5 usaha Kaesang Pangarep yang tak laku dan akhirnya gulung tikar.

1. Madhang

Kaesang meluncurkan aplikasi Madhang pada 11 Desember 2017, diharapkan mampu menjembatani ibu-ibu yang jago masak dengan pembeli. Aplikasi ini pun diklaim berhasil membantu banyak ibu rumah tangga untuk mandiri secara finansial.

Namun, usaha yang bekerja sama dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang ini sudah tidak beroperasi. Dalam unggahan terakhir pada 22 Februari 2022 lalu, terlihat banyak pengguna yang mempertanyakan keberadaan aplikasi.

"Tolong dong dana di aplikasi saya tidak kembali. Aplikasi tidak bisa dibuka, DM di IG tidak pernah di balas, kontak CS di WA juga tidak aktif, website tidak ada. Gimana ini uang mangpi saya di aplikasi tidak balik. Tolong dong @madhang.id," tulis salah satu pengguna Instagram, @ttresure_tangsel.

2. Ternakopi

Brand kedua dari Kaesang Pangarep yang menjual kopi kekinian dengan menggunakan biji kopi dari berbagai daerah di Nusantara. Kaesang, yang ternyata pernah sekolah barista,  mengembangkan bisnis ini bersama sang kakak sekaligus Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, pada Mei 2019 lalu.

Baca Juga: Bobby Nasution Debat dengan Warga soal Pelebaran Parit di Jalan Sampali: Jangan Kepentingan Kalian Saja Mau Dimengerti!

Sebelum pandemi Covid-19, Ternakopi memiliki sekitar 40 toko yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Namun, Kaesang mengaku bisnis ini telah tutup akibat tak banyak pelanggan.

"Kemarin sebenarnya sempat sebelum pandemi kita punya hampir 40 outlet, cuma setelah pandemi, ya, hilang semua. Kok, bisa? Enggak laku," ungkap Kaesang, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (29/8/2023).

3. Siapmas

Siapmas, brand yang masih di bidang kuliner ini menghadirkan produk minuman dan makanan ringan, seperti keripik dengan nama Ngedrink dan Kemripik di berbagai minimarket.

Namun, bisnis ini terlihat sudah tidak aktif. Selain unggahan terakhir di media sosial pada 3 Oktober 2020 lalu, sejumlah produk dari Siapmas juga sudah tidak terlihat di minimarket terdekat.

4. Goola

Load More