/
Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:30 WIB
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR RI menonaktifkan Edward Tannur dari semua tugas kedewanannya di DPR. (IG/sahabat_edwardtannur)

Ayah Gregorius Ronald Tannur yakni Edward Tannur meminta maaf dan mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya, Dini Sera Afrianti, perempuan yang dianiaya putranya sendiri.

Didampingi kuasa hukum dari putranya Lisa Rachmat di Surabaya, Jawa Timur, ia mengatakan juga tak menginginkan kejadian tersebut terjadi.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan penyesalan yang mendalam atas meninggalnya Dini Sera Afrianti,” ungkapnya.

Edward Tannur sebelumnya adalah anggota DPR yang dinonaktifkan dari keanggotaan Komisi IV DPR RI lantaran imbas dari kasus penganiayaan tersebut.

Untuk penyelesaian kasus tersebut, Edward hanya menyerahkan kepada proses hukum yang berjalan.

“Biarlah hukum yang berbicara, karena kejadian ini bukanlah rahasia lagi. Tapi sudah merupakan konsumsi publik,” jelasnya.

Iapun berharap kasus yang menimpa Ronald bisa diselesaikan dalam suasana kebersamaan dan kedamaian. 

Pernyataan maaf dari Edward tersebut dikomentari netizen. Banyak yang menyindir pejabat itu bahwa permasalahan tak selesai dengan minta maaf.

"dikira semua selesai dgn minta maaf," tulis netizen di Instagram Lambeturah.

Baca Juga: Tajir Banget! Azizah Salsha Bayar Nyaris Sampai Rp 600 Juta Buat Undang Raffi Ahmad Cs ke Acara Ultahnya

"Kalau semua masalah bisa diselesaikan dengan MINTA MAAF, untuk apa ada hukum dan polisi?" tulis netizen lain.

Untuk diketahui, tersangka Greogorius Ronald Tannur menganiaya kekasihnya sendiri hingga tewas. Korban dipukul dengan botol hingga dilindas mobil dan terseret sejauh 5 meter. 

Belum diketahui pasti, alasan penganiayaan yang dilakukan  Greogorius Ronald Tannur terhadap kekasihnya.

Load More