Pihak keluarga Dini Sera menyebut tidak akan damai dengan tersangka Ronald Tannur, yang menewaskan kerabat mereka. Sepupu almarhum Dini Sera, Sakinah saat diwawancara wartawan terang-terangan menjelaskan bahwa keluarganya sudah memaafkan penganiayaan anak dari anggota DPR RI Edward Tannur itu. Namun, mereka berharap hukum tetap berlanjut dan tak ingin berdamai dengan tersangka.
"Kita dari keluarga tak mau damai, kita terima maafnya, tapi kita hanya minta keadilan, nyawa itu tak bisa dibalikin lagi, tersangka bisa dihukum seadil-adilnya," ujar Sakinah.
Menurut Sakina keluarga tetap menerima bantuan atas nama belasungkawa tapi tidak untuk berdamai.
"Kami menerima (bantuan) belasungkawa untuk anaknya, tapi tidak ada embel-embel damai," ujar dia.
Sebelumnya dari kuasa Dini Sera, Dimas Yemahura bahwa ada upaya mengintimidasi dan mengintervensi tindakan hukum terhadap Ronald Tannur agar kasus tersebut ditempuh dengan cara damai.
"Saya dari tim kuasa hukum keluarga dari almarhumah Dini dengan video ini kami sekeluarga mengklarifikasi banyak hal yang beredar di media massa termasuk iktikad-iktikad tidak baik atau dugaan-dugaan intervensi dari pihak tertentu yang mencoba untuk memengaruhi keluarga melakukan perdamaian," kata Dimas dalam video yang diterima InsertLive, Rabu (11/10).
Gregorius Ronald Tannur anak dari anggota DPR RI Edward Tannur saat ini jadi tersangka penganiayaan terhadap kekasihnya Dini Sera. Ronald Tannur menganiaya perempuan itu dengan sadis hingga tewas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Rencana Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Bebani Petani, Ini Hitung-hitungannya
-
Real Madrid Bidik Pedri! Florentino Perez Ingin Ulangi Saga Transfer Luis Figo
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Kejutan! PSIM Yogyakarta Pinjamkan Erwan Hendarwanto ke Garudayaksa FC
-
Pilihan Mobil Elektrifikasi Baru LEPAS L8 dan E4 di IIMS 2026
-
Profil Aner Maisini, Bupati Intan Jaya Papua yang Viral Main Perosotan
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Viral! Lamar Kekasihnya Sesama Laki-laki di Stadion, Wasit Jerman Jadi Serangan Brutal
-
Arne Slot Murka! Keputusan Wasit soal Mo Salah Dianggap Jadi Biang Kekalahan Liverpool
-
Penghulu Kampung di Siak Mendadak Dipanggil Jaksa, Ada Apa?