/
Selasa, 27 September 2022 | 13:03 WIB
Mantan Karopaminal Div Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan (sumut.suara.com)

SuaraTasikmalaya.id – Kasus pesawat jet pribadi yang sempat digunakan oleh Brigjen Hendra Kurniawan untuk mengunjungi keluar ini kembali menjadi sorotan warganet.

Pasalnya, hal tersebut berhubungan dengan sidang kode etik Brigjen Hendra Kurniawan yang direncanakan akan digelar pekan ini, dimana pesawat jet pribadi tersebut termasuk dari salah satu persoalan yang akan dibahas.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo juga menyatakan bahwa isu mengenai Brigadir Jenderal Polisi Hendra Kurniawan menggunakan pesawat jet pribadi untuk terbang ke Jambi menemui keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J telah masuk materi yang diperiksa Tim khusus bentukan Kapolri.

Adapun empat fakta seputar pesawat jet pribadi Brigjen Hendra Kurniawan yang dapat Anda ketahui di bawah ini, sebagai berikut:

1. Dipakai Berkunjung ke Jambi (Rumah Orang Tua Brigadir J)

Tiga hari setelah insiden penembakan Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan terbang ke Jambi pada Senin, 11 Juli 2022.

Tujuan Brigjen Hendra Kurniawan pergi ke Jambi, ialah untuk menemui keluarga Brigadir J dan memberi penjelasan atas kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang saat itu disebut karena baku tembak dengan rekannya sesame ajudan, Bharada Richard Eliezer.

Diketahui, kunjungan Brigjen Hendra Kurniawan itu ditemani oleh Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, AKP Rifazal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika.

2. Pesawat Jet Milik Mafia Judi Online

Baca Juga: Tes Kepribadian: Temukan Kesalahan pada Gambar dan Ketahui Jati Diri Anda Sebenarnya

Banyak warganet masih mempertanyakan status kepemilikan pesawat jet yang ditumpangi Brigjen Hendra Kurniawan pada saat berkunjung ke kediaman orang tua Brigadir J pada Senin, 11 Juli 2022 lalu.

Namun, menurut Indonesia Police Watch (IPW) bahwa pesawat jet pribadi yang digunakan Brigjen Hendra berkaitan dengan bandar judi online. IPW menyebutkan bahwa ada dua orang yang menyediakan private jet, yaitu berinisial RBT dan YS.

Mantan Penasihat Kapolri sekaligus Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Muradi, kemudian meminta Polri untuk mengusut hal tersebut. Terlebih, dua orang itu disebut namanya dalam Konsorsium 303.

3. Pesawat Jet Pribadi Berjenis T7-JAB

Diketahui, pesawat jet pribadi yang digunakan Brigjen Hendra Kurniawan itu berjenis T7-JAB.

Berdasarkan temuan ini, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mendesak Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ia meminta timsus ini mengusut keterlibatan RBT dan YS dengan Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Terlebih, ditambah desakan pengusutan Konsorsium 303 yang diduga dipimpin Ferdy Sambo.

4. IPW Bongkar Identitas Pemilik Pesawat Jet

Kabar terbarunya, Indonesia Police Watch (IPW) akhirnya membongkar salah satu identitas pemilik jet pribadi tersebut, yakni berinisial RBT.
Diketahui, RBT sempat terbang ke Jambi beberapa waktu lalu dengan menggunakan pesawat jet pribadinya.

"Mantan Karo Paminal Divpropam Polri itu (Brigjen Pol Hendra) bersama-sama Kombes Pol Agus Nurpatria, Kombes Pol Susanto, AKP Rifazal Samual Bripd Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu dan Briptu Mika menggunakan private jet yang menurut pengacara Kamaruddin Simanjuntak sebagai milik seorang mafia berinisial RBT," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, Senin, 19 September 2022, seperti yang dikutip dari Suara.com.

Sugeng Teguh kemudian membeberkan identitas asli mafia dengan inisial RBT tersebut.

Berdasarkan sumber yang ditemukannya, RBT adalah Robert Priantono Bonosusatya. Indonesia Police Watch (IPW) mencatat bahwa Robert merupakan pimpinan konsorsium judi online yang markasnya tidak jauh dari Mabes Polri.

Dikatakan Sugeng, bahwa markas RBT selaku pimpinan konsorsium judi online berada di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri.

Load More