SuaraTasikmalaya.id – Ada yang menarik dari unggahan video Irjen Krishna Murti yang mengaku merasa ditampar saat anggota Polri memakai mobil dinas, terlebih menyalakan sirine.
Dia mengatakan, jika polisi menggunakan mobil dinas atau kendaraan mewah, merupakan sikap hedon yang sering disindir netizen, Kapolri, bahkan Presiden Joko Widodo.
Dalam unggahan terbarunya, jenderal bintang dua ini mengaku malu saat menggunakan mobil dinas kepolisian yang dibeli dari uang rakyat.
Terlihat dalam akun Instagram Irjen Krishna Murti, pada Senin (24/10/2022), awalnya sang jenderal mengungkap pengalamannya yang memilih naik MRT dan bus daripada pakai kendaraan dinas.
Kebiasaan Irjen Krishna Murti lebih memilih naik kendaraan umum itu diceritakannya saat bertugas di Amerika Serikat.
Di sana, sang jenderal mengaku sudah sangat terbiasa menggunakan sarana transportasi umum untuk kebutuhannya.
"Dulu waktu saya lama kerja dan tinggal di Amerika, kemana-mana naik MRT dan Bus," kata Irjen Krishna Murti dalam tulisannya di media sosial.
Namun, sekembali dari tugas di Amerika Serikat, Irjen Krishna Murti mengaku malu harus menggunakan mobil dinas.
Dia secara gambling mengatakan jika mobil-mobil mewah yang dijadikan kendaraan dinas tersebut adalah berasal dari keringat rakyat.
"Sekarang jadi Polisi di Indonesia agak-agak malu naik mobil dinas. Karena itu pakai uang rakyat,” kata Krishna Murti.
Terlebih kata Krishna Murti, jika kendaraan polisi tersebut menggunakan sirine, dia merasa menampar muka sendiri.
“Apalagi kalau (mobil dinas) pakai nguing-nguing (bunyi sirine). Rasanya saya seperti menampar muka saya di tengah pandangan publik yang masih banyak kesulitan," ucap Irjen Krishna Murti melanjutkan dalam tulisannya.
Bukan itu saja, Irjen Krishna Murti bahkan kembali mengunggah video saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam video tersebut Kapolri meminta seluruh polisi agar tidak bergaya hidup mewah.
Di sana, sang jenderal bintang dua tersebut langsung ‘menampar’ polisi-polisi yang suka bergaya hedonisme.
"Saya up videonya (konten Kapolri), biar netijen julid bisa ngejulidin bapak ibu yang masih begono begini, lama-lama khan malu sendiri mau gegayaan," kata Irjen Krishna Murti melanjutkan tulisannya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di hadapan petinggi Polri meminta seluruh jajarannya tidak bergaya hidup mewah.
Apalagi dikatakan Jenderal Sigit, soal gaya hidup mewah ini jadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Terkait dengan gaya hidup mewah (anggota Polri), pak presiden juga sudah betul-betul memberikan penjelasan secara gamblang saya kira masalah kebiasaan-kebiasaan, menggunakan mobil-mobil bagus, motor gede, situasinya lagi tidak baik," kata Kapolri melalui akun media sosialnya, Senin (24/10/2022).
Di hadapan bawahannya, Kapolri menyadari kondisi kehidupan anggota sedang mendapat sorotan setelah banyak kasus menghantam anggota di institusinya.
Jenderal Sigit mengatakan, meski anggotanya dari keluarga berada, akan tetapi kehidupan mewah yang memang sudah dimiliki dari latar belakang keluarga, tidak harus dipamerkan.
"Saya tahu mungkin keluarga rekan-rekan (Anggota Polri) juga berangkat dari orang berada, tapi saat ini bukan waktunya untuk untuk dipamer-pamerkan,’ katanya.
“Sehingga kemudian resiko-resiko terkait dengan hal-hal seperti ini bisa dikurangi," katanya.
Arahan Jenderal Sigit ini ada dalam Perintah Kapolri dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Nomor ST/30/XI/HUM 3.4/2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019 tentang gaya hidup anggota Polri. (*)
Berita Terkait
-
Bersih-Bersih Citra Polisi, Kapolri Larang Bawahannya Setor Sogokan hingga Pakai Mobil Mewah
-
Warganet Sarankan Irjen Krishna Murti Tidak Follback IG Deddy Corbuzier: Setiap Ngundang Bermasalah Hukum
-
Desak Propam Polri Catat Barang-barang Mewah Milik Anggota, Kompolnas: Harusnya Malu!
-
Perang Total, Nikita Mirzani ke Najwa Shihab: Gimana Rasanya Ngejilat Ludah loe Sendiri
-
Tajamnya Kritik Najwa Shihab ke Polisi Hedon yang Suka Pamer Harta: Nggak Malu Pakai Cincin Miliaran
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong