SuaraTasikmalaya.id - Oktober menjadi bulan untuk melakukan perayaan Halloween yang diisi dengan berbagai acara hingga adanya pesta kostum.
Berbeda cerita yang terjadi di Itaewon, pesta Halloween berujung petaka hingga menewaskan ratusan orang.
Lebih dari 100.000 orang berdesakkan memenuhi area Itaewon untuk merawakan Halloween yang akhirnya melebihi kapasitas lokasi acara.
Terhitung sementara korban tewas hingga 146 jiwa dan korban luka 150 orang.
Beberap saksi mata menyebutkan bahwa kejadian bermula tiga jam sebelumnya tampak pengunjung mulai berdatangan dengan jumlah yang kian banyak.
Seperti dilansir dari BBC bahwa saksi mata Raphael Rashid ia yang tiba di TKP pada 19.00 waktu setempar.
Menjelang pukul 10 malam ia melihat kondisi di TKP sudah tidak kondusif.
Tak bisa dihindari, ratusan orang terjebak dalam kerumunan hingga sesak kehabisan napas.
Tidak hanya itu, banyak juga yang terinjak-injak.
Meskipun, setelah datang polisi, ambulan hingga pemadam kebakaran, karena terlalu padat mereka susah untuk membantu keluar.
Kekacauan di pesta Halloween ini bisa dilihat dari unggahan akun Twitter @daun_kemangi99.
"Halloween di Itaewon sangat mengerikan, yang tadinya mau serem-sereman malah serem beneran, Rest in Peace buat para korban," tulisnya. (*)
Sumber: BBC.news.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, BluntSheep Ubah 'Cinderella' Jadi Lagu Pop Rock yang Lebih Enerjik!
-
Rombongan Pertama Calon Haji asal Pekanbaru Berangkat ke Tanah Suci
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Siap-Siap War Tiket, Rhoma Irama x Maliq & DEssentials Bakal Satu Panggung di OTW Pestapora
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen