SuaraTasikmalaya.id – Kini Korea Selatan sedang berduka atas tewasnya 153 orang dalam tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan.
Diketahui Korea Selatan telah vakum selama hampir 3 tahun untuk merayakan pesta Halloween namun sayang pesta tersebut malah memberikan goresan di hati masyarakat Itaewon.
Pasalnya, kemeriahan pesta Halloween di Itaewon tahun 2022 ini berubah menjadi tragedi yang mencekam akibat insiden mengerikan pada Sabtu (29/10/2022) malam hari.
Tidak hanya menimpa warga lokal, sejumlah warga negara asing (WNA) juga turut jadi korban tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan.
Tragedi Halloween di Itaewon pun menarik perhatian banyak negara, hingga salah satu sosok YouTuber Indonesia yaitu Nessie Judge pun telah menilisik penyebab terjadinya tragedi tersebut.
Berdasarkan hasil temuannya Nessie Judge menjelaskan sejumlah rumor yang menjadi penyebab hilangnya ratusan nyawa pada perayaan Halloween di Itaewon.
"Ada orang yang bagi-bagi permen dan itu narkotika, hal itu sudah diberitakan sehari sebelumnya, 'nanti pas Halloween hati-hati bakal ada yang bagi-bagi permen'," kata Nessie Judge, dikutip dari kanal TikTok @nessiejudge2, Selasa (1/11/2022).
Lebih lanjut, Nessie Judge mengatakan jika adanya kebocoran gas hingga mampu menewaskan ratusan orang akibat keracunan gas di tengah kepadatan orang di area Itaewon.
"Rumor kedua ada salah satu restoran yang katanya gas nya tuh bocor dan akhirnya bikin orang-orang pada keracunan gas. Ada juga beberapa orang yang bilang bahwa ada orang yang nyemprotin gas pentanil di kerumunan. Penyebab lainnya adalah ada orang-orang yang ke -triger pas denger bahwa ada artis di salah satu restoran atau klub, jadi mereka semua mencoba untuk masuk kesana, yang terakhir simply, karena memang teralalu banyak orang," sambungnya.
Kabarnya Halloween di Itaewon memang selalu ramai, tetapi kali ini keramaian mencapai 10 kali lipat dari pada pesta-pesta Halloween sebelumnya.
Hiruk pikuk dan antusiasme warga justru berujung duka. Diketahui jika kondisi saat itu ribuan orang memadati gang sempit, terjepit, kekurangan oksigen, lemas hingga tewas selama festival pertama dalam tiga tahun sejak pandemi.
Tidak hanya itu, sedikitnya 78 orang lainnya terluka dalam tragedi Halloween Itaewon tersebut.
Rata-rata kebanyakan korban meninggal masih umur belia. Kisaran umur mereka adalah remaja dan orang berusia 20 tahunan.
Banyaknya pengunjung yang berdesak-desakan di jalan Itaewon menyebabkan mereka mengalami sesak hingga terinjak-injak.
Di lokasi, setelah tragedi Halloween Itaewon tersebut banyak korban tergeletak di jalan dan banyak juga korban yang membutuhkan pertolongan hingga yang meninggal banyak yang masih menggunakan kostum Halloween. (*)
Berita Terkait
-
Nasib Korban Itaewon di Bawah Umur dan Warga Mancanegara
-
Tercatat 26 WNA Jadi Korban Tewas dalam Insiden Tragedi Itaewon
-
Saling Dorong Bikin Kacau, Saksi Mata Tragedi Itaewon Ungkap Detik-detik Massa Tumpang Tindih Hingga Meninggal
-
Urai Lautan Manusia Sebelum Tragedi Itaewon, Aksi Heroik Emak-emak Berhasil Selamatkan Wanita Ini
-
Profil Lee Ji Han, Aktor yang Tewas dalam Tragedi Halloween Itaewon
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati