/
Selasa, 13 Desember 2022 | 07:39 WIB
Ulama besar Cirebon Buya Yahya dengan ilustrasi hari kiamat. (tasikmalaya.suara.com | suara network jabar)

Akan tetapi akan datangnya hari akhir tersebut bisa 'dibaca' dengan melihat tanda-tandanya sebagaimana ada di dalam Alquran dan sejumlah hadis. 

Tanda kiamat

Buya Yahya menjelaskan tanda-tanda kiamat mengutip yang dilihat dalam tayangan YouTube Al Bahjah TV, Selasa (13/12/2022), bahwa tanda hari kiamat terbagi menjadi dua.

Dalam penjelasannya, tanda kiamat ini ada tanda sugra atau kecil dan tanda kiamat kubra yang artinya besar.

“Kita bicara versi mazhab kita ahlus sunnah wal jama'ah asy'ariyyah," kata Buya Yahya menjelas. 

"Ada kiamat sugra. Tanda-tanda kiamat sugra termasuk gede-gedean bangunan," ucapnya. 

"Banyaknya perempuan, tersebarnya kejahatan. Itu adalah menunjukkan kiamat dekat, alamat sugra,” jelasnya.

Tanda kiamat Kubra

Buya Yahya pantas menjelaskan tanda-tanda kiamat Kubra sebagaimana yang tersirat dan tersurat dalam Alquran.

Baca Juga: Ambisi Indonesia Kembangkan Circular Economy Masih Terganjal Belum Adanya Regulasi dan Skema Insentif

Misal, lanjut Buya Yahya terdengar suara terompet dari langit yang diyakini terompet sangkakala.

Kemudian tanda lainnya adalah kemunculan Ya’juj dan Ma’juj, turunnya Nabi Isa AS, matahari terbitnya dari barat, hingga keluar api dari kawah Aden. 

“Bagi kita datangnya Mahdi sebagai tanda kiamat kubra," katanya. 

"Kalau Imam Mahdi datang, maka dekatlah hari kiamat sesungguhnya," ucapnya menjelaskan. 

"Kita yakin, ahlussunnah wal jamaah meyakini (datangnya Imam Mahdi)," ucapnya. 

"Tapi, jika ada orang mengingkari, tidak kita katakan kafir," ucapnya. 

Load More