Lalu, sang Ibu direkomendasikan dibawa ke bagian Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek).
Ketika sampai di (PONEK), Ibu Kurnaesih mengalami penolakan dari pihak rumah sakit.
“Maaf ini pasien dari Tanjungsiang karena belum ada konfirmasi dari pihak Puskesmas,” Pak Juju menjelaskan yang ia dengar dari petugas RSUD.
Bidan yang menangani langsung menyarakan Ibu Sukaesih segera di bawa ke Bandung.
“Oke, bagaimana caranya yang terbaik aja kata saya teh.”
“Ke Rumah sakit Bandung, Hasan Sadikin, gak ada rujukan itu mah cuman inisiatif (pihak RSUD) aja,” jelas Pak Juju kepada Kang Dedi.
Sebelumnya, rumah sakit terdekat lainnya sudah dicoba untuk dihubungi, tetapi sayangnya semuanya penuh.
Meninggal dalam perjalanan ke Bandung
Ibu Kurnaesih yang sedang hamil besar tidak mendapatkan penanganan sama sekali dan langsung disuruh dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Dalam perjalanan ke RS Rumah Sakit Ibu Kurnaesih tidak tertolong dan meninggal bersama kandungannya.
Pak Juju mengatakan pula bahwa sebelum Pak Dedi datang, sudah ada perwakilan Dinas Kesehatan yang mendatangi dirinya dan meminta maaf atas kejadian ini.
“Saya mah udah pasrah aja Pak, gak mau ribet, yang udah-udah biar jadi nasib dan takdir saya, ungkap Pak Juju kepada Kang Dedi.
Pak Juju juga mengharapkan bahwa kejadian ini jangan sampai terulang lagi dan biarlah tragedi yang menimpa istrinya menjadi yang terakhir.
Kang Dedi menyayangkan terjadinya peristiwa ini dan mengingatkan pihak rumah sakit agar menjami keselamatan setiap pasiennya.
Di akhir pertemuan, Kang Dedi memberikan pula bantuan kepada Pak Juju dan keluarga sebagai wujud simpatinya. (*/editor zahran)
Berita Terkait
-
Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RSUD Ciereng Subang, Dinkes hingga Menkes Buka Suara
-
Masih Banyak Jalan yang Rusak, Bicara Pajak, Dedi Mulyadi Bongkar Contoh Penyelewengan Keuangan Negara di Daerah
-
Heboh! Ambu Anne Ratna Mustika Tawarkan Nikah Gratis Setelah Lima Hari Bercerai dengan Kang Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Mantan Wakapolri Oegroseno Penuhi Klarifikasi Bareskrim soal Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan
-
Review Film 12.12: The Day, Perebutan Kekuasaan Oleh Ambisi Militer
-
Invisible Cost Perempuan: Wajah Lain Ketimpangan Gender dalam Ekonomi
-
Mau Belanja Makin Praktis? Ini Deretan Motor Listrik Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga
-
386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kini Berlaku Sistem Buka-Tutup
-
Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!
-
5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?