SuaraTasikmalaya.id – Kisah Asib Ali di Indonesia masih berlanjut, Asib Ali berjuang mendapatkan keadilan atas perlakuan Syarifah dan keluarganya.
Setelah hatinya disakiti dan banyak menerima tuduhan dari Syarifah, Ali mengambil langkah tegas dengan menggunakan jasa pengacara.
Ali pun menunda agenda pulangnya pada pertengahan Maret ini demi dapat berada di Indonesia lebih lama untuk menyelesaikan masalah antara dirinya dengan Syarifah.
Kamis pagi (9/3/23), Ali dan Akash Ellahi ditemani tim kuasa hukum mendatangi Kantor Imigrasi Bogor untuk memperpanjang visa pria India tersebut, dilansir dari kanal YouTube Akash bule pakistan.
Visa Ali seharusnya habis pada 14 Maret nanti, tetapi menilai urusannya belum selesai tim kuasa hukum membantu pria India ini memperpanjang visanya.
Kuasa hukum Ali, Junifer Dame Panjaitan, menyampaikan bahwa Ali adalah orang yang tertib hukum dan ingin menuntaskan masalahnya hingga selesai.
“Klien kami disini sebagai WNA (warga negara asing), tetapi sangat tertib, dia melapor dan harusnya ia tanggal 14 nanti klien kami visa sudah selesai, tetapi kami akan memperpanjang selama sebulan,” tutur Junifer.
Pengacara tersebut menegaskan, bahwa masalah yang menimpa Ali akan dituntaskan hingga selesai. Bahkan, jika perlu visa Ali akan kembali diperpanjang.
“Dan bila perlu nanti kalau perkara ini tidak selesai, kita ajukan lagi. Jadi tidak ada masalah tentang visa ya,” lanjut Junifer.
Baca Juga: Pria India Asib Ali Pakaikan Cadar untuk Kharisma Cehna, Sinyal Move on dari Syarifah?
Tim kuasa hukum Ali sudah menganalisis bahwa masalah ini tidak akan selesai dalam waktu dekat, oleh karena itu diperlukannya perpanjangan visa.
“Kami analisis bahwa permasalahan ini belum akan selesai sampai tanggal 14, makanya penting untuk persyaratan administratif,”
“Supaya Ali yang sangat baik ini dan juga memiliki itikad baik untuk meminang Syarifah itu secara persyaratan administratif dan izin untuk tinggal di Indonesia terakomodir,” jelas Martin Lukas Simanjuntak yang tergabung dalam tim kuasa hukum Ali.
Setelah melalui beberapa proses administrasi dan perizinan, visa Ali selesai dengan cepat.
Ali dapat tinggal satu bulan lagi tinggal di Indonesia demi menyelesaikan masalahnya dan memperoleh keadilan. (*/editor zahran)
Berita Terkait
-
Syarifah Ngaku Sudah Tak Ada Rasa dengan Asib Ali Meski Sempat Cemburu, Memangnya Cinta Bisa Berubah Secepat Itu?
-
Siap Hadapi Syarifah, Asib Ali Pria India Mendapat Perlindungan dari Tim Kuasa Hukum, Ada Hubungan dengan Kasus Ferdy Sambo?
-
Syarifah Cemburu Pria India Asib Ali Dideketin Perempuan Lain, Kirim Pesan Terus Menerus hingga Ngajak Ketemuan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik