SuaraTasikmalaya.id- jenderal polisi bintang dua yang sekarang menjabat sebagai Kepala Kepolisian RI Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Ahmad Haydar baru-baru ini memusnahkan sumber kehijauan berupa ganja.
Dilansir Tasikmalaya.suara.com dari ANTARA, Sebanyak 25,4 ton ganja dimusnahkan di tempat yang berbeda-beda. Tanaman yang membuat pikiran melayang itu berada di 2 tempat di daerah aceh.
Dengan tanah seluas 11 hektare mencapai jumlah tanaman setara parkiran sultan Andara itu kini berhasil di hilangkan.
Sebanyak 30 ribu batang ganja ditemukan dari hasil laporan masyarakat yang menginformasikan adanya keberadaan tanaman berbahaya itu.
“Sebanyak 25,4 ton ganja tersebut telah dimusnahkan, tanaman itu berasal dari ladang dengan keseluruhan mencapai 45 hektar,” ujarnya.
Masih di provinsi yang sama, tepatnya di Kabupaten Nagan Raya, sebanyak 160 ribu batang ganja ditemukan. Tak hanya itu, 12 karung ganja kering ditemukan dengan berat mencapai 20 kilogram.
Tujuan pemusnahan ganja itu adalah untuk memberhentikan penyebaran tanaman berbahaya kepada dunia luar agar masyarakat sadar betapa bahanyanya jika ganja tidak dimusnahkan.
Dengan adanya pemusnahan itu, Ahmad Haydar beserta jajaran kepolisian aceh tersebut telah menyelamatkan lima juta lebih generasi muda.
Jika ditotalkan, berat ganja 24,5 ton tersebut bisa mencapai Rp 381 miliar, apabila harga 1 kilonya itu mencapai Rp 1,5 juta. (*)
Baca Juga: Wihh! 25 Ton Ganja Dimusnahkan Polda Aceh
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Ini Dia Kreator Konten yang Bongkar Bisnis Kuliner Ivan Gunawan Sepi Pembeli
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Rantau 1 Muara: Perjalanan Mencari Makna, Misi Hidup, dan Tempat Pulang
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Jalan Malalak Agam Belum Dibuka, Hanya Sepeda Motor Warga Lokal yang Boleh Melintas
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
Adu Nasib Antar Generasi: Romantisasi Derita dan Retaknya Empati di Rumah
-
4 Parfum Lokal dengan Sentuhan Aldehydes, Cocok Dipakai saat Bukber