SuaraTasikmalaya.id-Menjelang pemilihan Presiden 2024, ikhwan Suryalaya-Sirnarasa memasangkan calon Presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan dan mantan Panglima TNI Andika Perkasa.
Mursyid TQN PP Suryalaya silsilah ke 37 Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul atau Abah Aos sudah mengeluarkan maklumat atau perintah kepada para pengamal Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah (TQN) PP Suryalaya untuk memilih Anies Baswedan dan Andika Perkasa dalam pemilu 2024.
"Ini wasiat terakhir Abah ya, pilih calon presiden bukan dari partai. Siapa? Siapa? Siapa? suka nonton TV? Anies Baswedan! Sampaikan ke dunia ketika tahun 2024 pemilihan presiden pilih Anies Baswedan,” kata Abah Aos saat acara manaqib akbar di Pesantren Sirnarasa Desa Ciomas Kecamatan Panjalu pada pada awal Maret 2023.
Sedangkan untuk pendampingnya Abah Aos memohon mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Andika Perkasa untuk mau jadi calon wakil presiden dari Anies Baswedan.
"Abah belum kenal pak Andika, belum ketemu secara fisik, tapi ini bisikan dari guru kami Abah Anom bahwa pendamping Anies Baswedan adalah Andika Perkasa, semoga pak Andika mau,," tandas Abah Aos di depan ribuan ikhwan saat acara manaqiban.
Kemungkinan Andika Perkasa jadi pendamping Anies Baswedan sangat besar. Pasalnya Partai Nasdem sendiri mengajukan Andika Perkasa , Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan puteri Gus Dur Yenny Wahid menjadi calon wakil presiden
Alasan Abah Aos menduetkan Anies Baswedan dengan Andika Perkasa karena mereka berdua bukan orang partai. Dalam pandangan Abah Aos yang membuat negara rusak itu adalah banyaknya partai di Indonesia.
"Partai itu adalah tai, kumpulan tai, jadi tidak akan maju Indonesia kalau masih banyak partai, makanya Abah akan memilih presiden bukan dari kalangan partai," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Bawa Senjata, 5 Fakta Aksi Sekum MUI Sukabumi Serukan 'Jadilah Hamba Membunuh'
Berita Terkait
-
Soal Potensi Airlangga 'Turun Kasta' jadi Cawapres Anies, Golkar: Semua Kemungkinan Bisa Terjadi
-
Nasdem Bocorkan Usulan JK soal Nama Cawapres Anies, Harus Diisi Tokoh dari Jawa Timur kalau Mau Menang
-
Masyarakat Adat Papua Arahkan Dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2024, Lenis Kogoya: Siapa Bilang Tidak Bisa?
-
Nasib 'Menggantung' Ganjar Pranowo: Moncer Di Survei, Tapi...
-
Didukung DPW PPP Gorontalo Jadi Capres, Sandiaga Uno Ngaku Tengah Pilih Jalur Cooldown
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai