SuaraTasikmalaya.id - Sebelumnya viral mengenai penembakan gas air mata yang dilakukan tentara Israel ke arah Stadion Faisal Al-Husseini pada laga final Piala Liga Palestina antara Jabal Al Mukaber vs Balata FC, Kamis (30/3/2023) malam.
Menurut laporan, tentara Israel tiba-tiba merangsek masuk ke dalam stadion dan mulai menembakan gas air mata menjelang akhir pertandingan babak pertama.
Pertandingan final tersebut mengalami penundaan selama satu jam, sebelum akhirnya final tersebut dimenangkan oleh Jabal Al Mukaber yang mengalahkan Balata FC dengan skor tipis 1-0.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, mengutuk aksi serangan brutal tersebut. Ia mengatakan bahwasanya serangan tersebut sudah direncanakan.
"Itu dimaksudkan untuk membahayakan nyawa rakyat kami dan nyawa para pemain kami, dan itu adalah noda di pendudukan Israel," ucapnya dikutip dari agensi berita Wafa pada Jumat, (31/3/2023).
Melansir akun Instagram @bobotoh_santunn pada Minggu, (2/4/2023), FIFA dan Gianni Infantino seakan masih tutup mata dan bungkam terkait serangan tak beralasan tentara Israel tersebut.
"Masih ingat kan ketika Rusia dilarang ikut Piala Dunia karena konflik dengan Ukraina? Lantas mengapa Israel tidak dilarang, padahal sudah lama melakukan penindasan dan penjajahan kepada Palestina," tulis akun tersebut.
Lebih lanjut, dikatakan akun @bobotoh_santunn bahwa FIFA terkesan tebang pilih akan hal ini, di mana Rusia dilarang ikut Piala Dunia 2022 di Qatar, sementara itu Israel yang dengan terang-terangan tentaranya menyerang gelaran sepak bola yang sedang berlangsung dengan gas air mata ke arah penonton dan pemain, namun FIFA masih bungkam seribu bahasa.
Sebelum kejadian tersebut, Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina secara terbuka mengecam keputusan FIFA yang mencabut hak tuan rumah Piala Dunia U-20 bagi Indonesia. Menurut pihaknya, hal tersebut tidak akan terjadi apabila FIFA bisa berlaku lebih adil dan tak menerapkan standar ganda.
Baca Juga: Dikabarkan akan Segera Menikah, Ini 5 Potret Raline Shah yang Juga Finalis Puteri Indonesia 2008
Sampai berita ini ditulis, FIFA masih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden brutal tentara Israel di Palestina tersebut. (*/editor zahran)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir