SUARA TASIKMALAYA – Hari raya lebaran identik dengan berbagai macam makanan, mulai dari makanan berat sampai camilan.
Tapi makanan-makanan tersebut biasanya memiliki kandungan gizi yang rendah, karena terbuat dari santan atau bahan-bahan yang cenderung tinggi lemak.
Selain itu, makanan tersebut juga memicu beragam jenis penyakit, termasuk penyakit mematikan seperti stroke atau jantung.
Meski begitu, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap sehat saat menyantap makanan lebaran.
1. Jadwal makan yang teratur
Saat lebaran, kita disarankan untuk tetap makan dengan jadwal yang sama seperti biasanya. Sebab, ketika lebaran orang-orang cenderung makan terlalu sering.
Selain jadwal makan, kita juga perlu mengatur porsi makan. Porsi saat makan makanan lebaran tidak boleh terlalu banyak, karena makanan lebaran yang cenderung kurang sehat dapat memicu beragam penyakit.
Jadi sebaiknya, saat lebaran kita cukup makan dengan porsi yang kecil.
2. Memperhatikan komposisi makanan
Makan makanan lebaran haruslah disertai dengan pengetahuan tentang komposisi gizi yang ada di dalamnya.
Jadi, sebaiknya kita mengurangi makanan yang mengandung lemak jahat seperti makanan bersantan atau kue-kue kering.
3. Perbanyak sayur dan buah
Sayur dan buah berguna sebagai sumber vitamin dan serat, karena dapat membantu mempertahankan rasa kenyang pada lambung agar kita tidak makan secara berlebihan.
4. Kurangi konsumsi kue kering
Kita tidak disarankan untuk mengonsumsi kue kering dan makanan berlemak secara bersamaan.
Karena itu, apabila dirasa sudah cukup makan makanan berlemak, maka alangkah baiknya kita menghindari konsumsi kue kering, dan menggantinya dengan buah-buahan.
5. Kurangi konsumsi minuman manis
Minuman manis terutama minuman kemasan mengandung gula serta kalori yang cukup tinggi, maka dari itu saat lebaran hendaknya kita menghindari minuman manis dan menggantinya dengan air putih.
Berita Terkait
-
Tak Bisa Bertemu Keluarga? Ini 4 Tips Mengatasi Rasa Rindu Saat Lebaran
-
4,4 Juta Orang Diperkirakan Tinggalkan Sumut Saat Libur Lebaran 2023, Pemudik Masuk 2,3 Juta Orang
-
5 Tips Packing untuk Mudik Lebaran, Efisien dan Nggak Ribet
-
3 Kegiatan Seru untuk Dilakukan di Hari Raya Bersama Keluarga, Anti Bosan!
-
Mudik Bareng Si Kecil? Ini 5 Tips agar Mudik Kamu Aman dan Nyaman
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'