SUARA TASIKMALAYA – Menjelang Idul Fitri, hampir semua masyarakat disibukkan dengan berbagai persiapan, termasuk mempersiapkan baju baru yang akan digunakan saat perayaan Idul Fitri.
Dalam agama Islam, menggunakan baju baru untuk merayakan Idul Fitri itu hukumnya sunnah. Kebiasaan ini pada dasarnya dimulai sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Di mana pada saat itu salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Abdullah bin Umar bin al-Khattab, membeli jubah berbahan sutra guna menyambut hari raya Idul Fitri.
Beliau juga menyarankan Nabi Muhammad SAW membeli pakaian baru, untuk sekedar menyambut tamu saat lebaran.
Melihat itu, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa laki-laki yang memakai baju berbahan sutra merupakan tanda orang yang tidak akan mendapatkan baju di akhirat.
Sebab dalam adab berpakaian, laki-laki dilarang menggunakan baju berbahan sutra.
Akan tetapi, Nabi Muhammad SAW tentu saja tidak melarang umatnya untuk memakai bau baru saat Idul Fitri, selama mereka mampu dan tidak menggunakan uang haram atau uang pinjaman, serta tetap memperhatikan adab-adab berpakaian yang sesuai dengan syariat Islam.
Meski begitu, menurut Nabi Muhammad SAW, saat hari raya Idul Fitri yang penting bukanlah pakaiannya yang baru, melainkan keimanannya yang meningkat. (*)
Berita Terkait
-
5 Tips Nyaman dan Aman Mengunjungi Destinasi Wisata saat Lebaran
-
Sholat Idul Fitri 2023 Tanggal Berapa? Muhammadiyah Sudah Fix 1 Syawal 1444 H Jatuh 21 April 2023
-
Apakah Dosa Jika Tukang Bangunan Tidak Puasa di Bulan Ramadhan? Ini Jawaban Buya Yahya
-
Dapat THR Mending Buat Dibagi-bagi Atau Bayar Utang? Buya Yahya Kasih Jawaban Bijak
-
7 Amalan Sunnah Shalat Idul Fitri, Pakai Parfum dan Ucapkan Selamat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT
-
Danantara Mulai Jual Rumah Milik BUMN yang Tak Laku pada 27 Agustus
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban
-
Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!
-
Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi
-
Sepatu Nike Pegasus Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Termurah untuk Easy hingga Trail Run
-
Soal Motor Listrik Nasional, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai Jadi Biang Kemacetan Baru
-
Uji Sah atau Tidaknya Status Tersangka, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini
-
Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT
-
Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!