/
Sabtu, 27 Mei 2023 | 17:39 WIB
Tangkapan layar Ustadz Adi Hidayat (YouTube/Fikih Harian)

SuaraTasikmalaya.id – Dalam kalender Islam, kita sudah memasuki bulan Zulkaidah 1444 Hijriah.

Zulkaidah termasuk satu di antara bulan haram dalam sistem penanggalan Islam.

Seperti diketahui, bulan haram atau mulia dalam Islam ada empat yakni Zukaidah, Zulhijah, Muharram, dan Rajab.

Pada bulan-bulan haram tersebut, umat muslim dianjurkan memperbanyak amal ibadah.

Satu di antara amalan ibadah yang dapat dilakukan adalah berpuasa.

Dikutip dari channel YouTube Fiqih Harian, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan dan menjelaskan jika di bulan-bulan haram disunahkan untuk menunaikan puasa.

Ustadz Adi Hidayat pun menuturkan, berpuasa di bulan haram adalah puasa yang dicintai Allah SWT selain saum Ramadhan.

"Bulan-bulan haram itu memang disunahkan untuk puasa, hadisnya di Al-Bukhari nomor 1379. Puasa yang sangat dicintai oleh Allah, setelah bulan Ramadhan adalah Syahrullah Al Muharram, bulan-bulan hurum," kata Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz yang akrab disapa UAH ini juga menjelaskan satu ayat Alquran yang menerangkan tentang keempat bulan haram itu.

Baca Juga: Dituding Sindir Arya Saloka, Putri Anne Sebut Tak Suka Dimintai Kabar oleh Suaminya Sendiri: Gak Sopan!

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

“inna 'iddatasy-syuhuuri 'ingdallohisnaa 'asyaro syahrong fii kitaabillaahi yauma kholaqos-samaawaati wal-ardho min-haaa arba'atun hurum, zaalikad-diinul-qoyyimu fa laa tazhlimuu fiihinna angfusakum wa qootilul-musyrikiina kaaaffatang kamaa yuqootiluunakum kaaaffah, wa'lamuuu annalloha ma'al-muttaqiin.”

Artinya: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa,” (QS. At-Taubah 9: Ayat 36).

“Kalau Anda mengerjakan amal shaleh di bulan hurum, maka status pahalanya naik di bulan-bulan itu," kata Ustad Adi Hidayat.

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan cara yang mudah memperbanyak amalan adalah mengamalkan satu amalan hingga banyak amalan yang mengikuti.

Maksudnya adalah satu amalan yang lain ikut dengan cara mendayung satu amalan, dua-tiga amal mengikuti.

Load More