SUARA TASIKMALAYA-Ulama kharismatik asal Ciamis Jawa Barat Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul atau yang dikenal dengan Abah Aos mengunggat seragam siswa Sekolah Dasar yakni putih merah yang berpuluh puluh tahun dipakai para siswa. Warna putih merah identik dengan bendera Polandia.
Padahal bendera Indonesia adalah merah putih. Mirisnya kesalahan itu dibiarkan bertahun-tahun, tak ada yang berani bicara.
"Selama berpuluh-puluh tahun anak didik sekolah dasar kita, generasi penerus bangsa dididik dengan kekeliruan dengan memakai seragam terbalik putih merah, bendera Polandia, pemakaian seragam yang terbalik itu memang seperti dianggap remeh-temeh dan semua orang seperti menganggap biasa atas kekeliruan ini," kata Abah Aos kepada tasikmalaya.suara.com di Pesantren Sirnarasa Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Jawa Barat pada Selasa 15 Juni 2023.
Menurut penerus Abah Anom Suryalaya ini, seragam terbalik putih merah tidak sesuai dengan Pancasila, anehnya hal itu justru dianggap hal biasa, Tidak ada yang berusaha meluruskan. Padahal Abah Sepuh sangat menghormati bendera merah putih.
"Benderanya merah putih, kok seragam SD jadi putih merah, itu kan keliru tapi dianggap biasa, tandasnya.
Abah Aos juga menyampaikan hal ini di depan ribuan ikhwan Thoriqoh Qodiriah wa Naqsabandiyah pondok pesantren Suryalaya saat acara manaqiban akbar pada Senin 1 Mei 2023.
Bahkan untuk menegaskan sikapnya melalui pembantu khusus Abah Aos, KH Budi Rahman Hakim telah mengirimkan surat kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Surat terbuka itu isinya adalah usulan penggantian seragam SD di seluruh Indonesia yang keliru.
Dalam surat tersebut juga djelaskan bahwa, pembiaran soal ini adalah merupakan sikap yang tidak mendidik bagi anak bangsa, Maksudnya sudah tahu salah dibiarkan. Memang hal ini merupakan hal remeh temeh bagi sebagian besar bangsa Indonesia terutama pemerintah.
Baca Juga: Daya Tarik Pantai Cijeruk Indah, Suguhkan Panorama Alam Memanjakan Mata
Baca Juga:Ridwan Kamil Kunjungi Kediaman Bah Jajang yang Viral: Sudah Takdir Abah punya Rumah Menghadap Curug Citambur, 'Million Dollar View'!
Tapi bagi ikhwan TQN PP Suryalaya pembiaran hal yang keliru merupakan persoalan yang sangat prinsip.
"Selama bertahun-tahun generasi bangsa ini mendapat asupan pendidikan tentang kewarganegaraan yang salah. Ada sekitar 25 juta siswa SD yang memakai seragam yang salah selama ini," tandasnya.
Oleh karena itu Abah Aos mengusulkan agar seragam merah putih diberlalukan di seluruh Indonesia. Apalagi di momen Hari Pendidikan Nasional ini sudah saatnya pendidikan kewarganegaraan yang keliru diluruskan. (*)
Berita Terkait
-
EKSKLUSIF dari Kamboja: Lifter Gunung Kidul Pembawa Bendera Merah Putih di Opening Ceremony APG 2023
-
Hari Pendidikan Nasional: Berpuluh-puluh Tahun Siswa SD Disesatkan, Ulama Kharismatik Ciamis Gugat Nadiel Makariem
-
Minta Firli Bahuri Dicopot, Para Mantan Pimpinan Geruduk KPK
-
Ini Yang Dilakukan Abah Aos Selama Ramadhan, 10 Menit Sebelum Buka Puasa Tawasul Dulu
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
4 Rekomendasi Loose Powder dengan UV Filter, Makeup Tahan Lama dan Kulit Terlindungi
-
Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan
-
Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Harapan Baru dari Muara Gembong, Kolaborasi BRI dan Warga Lokal Tangkal Ancaman Abrasi
-
Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya