SUARA TASIKMALAYA - Persib Bandung kalah dari Persis Solo dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga 1 2023-2024. Hasil buruk ini membuat dua pilar tim Maung Bandung, Marc Klok dan Ciro Alves, kecewa.
Pertandingan tersebut digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Selasa (8/8) malam WIB. Persib Bandung sempat unggul lebih dulu melalui gol Ciro Alves pada menit ke-32. Namun, Persis Solo berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol melalui Ramadhan Sananta pada menit ke-33 dan 44.
Hasil kekalahan ini membuat beberapa pemain Persib Bandung marah besar, seperti Marc Klok dan Ciro Alves. Marc Klok bahkan terlihat melempar botol minuman ke arah tribun penonton setelah mendapat teriakan dari suporter tim tuan rumah, dikutip dari akun Twitter @mafiawasit pada Rabu (9/8/2023).
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persib Bandung. Tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut kini berada di posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 2023-2024. Persib Bandung perlu segera bangkit dan meraih kemenangan pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa naik ke papan atas klasemen.
Pemain sekelas Ciro Alves juga menunjukkan tindakan yang kurang pantas, di mana ia terlihat mengacungkan jari tengah ke arah para pendukung.
Ciro Alves juga mengungkapkan rasa kekecewaannya langsung setelah pertandingan.
"Tidak ada gunanya melihat pertandingan ini (lawan Persis). Sekarang kami harus lebih fokus untuk pertandingan berikutnya," kata Ciro dikutip dari persib.co.id pada Rabu (9/8/2023).
Sebagai tambahan informasi, kekalahan ini membuat Persib tergelincir ke zona degradasi, dan saat ini tim Maung Bandung menduduki posisi ke-16 dalam klasemen sementara dengan 7 poin. (*)
Mereka meraih satu kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kekalahan dalam kompetisi ini.
Baca Juga: Sepak Terjang Politik Yenny Wahid, Anak Gus Dur Kini Nyatakan Siap Jadi Cawapres
Berita Terkait
-
Kronologis Marc Klok Lempar Botol Minuman ke Penonton usai Persib Bandung Digulung Persis Solo
-
Takluk oleh Persis Solo, Ciro Ajak Pemain Persib untuk Fokus ke Depan
-
Bukan Persija Atau Persib, Klub Ini Jadi Penyumbang Pemain Terbanyak untuk Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2023
-
Borong Dua Gol Kemenangan Persis Solo, Leonardo Medina Angkat Topi buat Ramadhan Sananta
-
Dipanggil Shin Tae-yong Kembali, Ini Janji Ramadhan Sananta untuk Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri