Suara.com - Sebentar lagi Anda tidak perlu datang dan mengeluarkan biaya laboratorium untuk memeriksakan apakah memiliki gejala kanker.
Para ilmuwan di Inggris memastikan kalau mereka sedang mengerjakan sebuah proyek di telepon genggam yang bisa mendeteksi kanker dari tiupan napas ke telepon.
Perusahaan Owlstone yang menjadi investor penelitian tersebut di Universitas Cambridge, Inggris, telah menciptakan desktop disease breathalyser yang terbukti bisa bekerja dengan baik.
Kini mereka sedang berupaya untuk memasangkan atau membuat miniaturnya agar bisa ditanamkan ke dalam telepon genggam.
"Untuk membuat perangkat genggam mandiri atau modul yang melekat pada ponsel membutuhkan waktu dua tahun lagi. Ini sebuah pertanyaan untuk investasi ,” ujar Billy Boyle, pendiri Owlstone.
Perusahaan yang didirikan sejak satu dekade lalu oleh tiga lulusan teknik itu mulai membuat mesin untuk membantu perusahaan-perusahaan minyak mendeteksi kontaminasi. Portofolio mereka juga sampai membuat mesin buat lembaga anti-teror Amerika untuk mendeteksi jejak bahan peledak.
Tapi sejak 18 bulan lalu, Boyle memutuskan banting arah untuk investiasi ke arena medis setelah pasangannya, Kate, yang juga ibu bocah kembar empat tahun didiagnosa menderita kanker usus besar. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?