Suara.com - Sejumlah situs web yang berafiliasi dengan penyelenggaraan Piala Dunia menjadi sasaran peretas. Beberapa di antaranya adalah situs pemerintah dan situs milik mitra resmi Piala Dunia Brasil.
Seperti dilaporkan Reuters, seorang peretas anggota kelompok Anonymous mengaku sebagai dalang serangan siber tersebut. Situs yang dibajak antara lain situs Hyundai, sponsor Piala Dunia, dan situs pemerintah negara bagian Mato Grosso, tempat akan dilangsungkannya laga Australia kontra Chile hari Jumat (13/6/2014) waktu setempat.
Para peretas menggunakan skema serangan DDoS. Mereka mengirimkan traffic luar biasa besarnya ke situs tersebut sehingga crash.
"Perusahaan dan institusi yang bekerja sama dengan pemerintah yang mengabaikan hak-hak asasi manusia demi mempromosikan ajang olah raga ekslusif dan penuh korupsi akan menjadi target serangan," kata peretas yang berhasil dihubungi oleh Reuters.
Hingga saat ini belum dapat dipastikan apa motivasi dari serangan tersebut. Namun yang jelas, serangan tersebut sejalan dengan gerakan anti-Piala Dunia yang marak dan kerap menimbulkan bentrokan di Brasil. (Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
-
OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu
-
5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri