Suara.com - Pemerintah Cina memberantas aplikasi smartphone yang mempertontonkan hal-hal berbau cabul dan pornografi. Upaya terbaru Cina itu merupakan bagian dari kampanye pembersihan internet yang sudah dilakukan selama satu tahun terakhir.
Menteri Industri dan Teknologi Informasih Cina (MIIT) akan mendorong perusahaan untuk membuang konten pornografi dari aplikasi mobile mereka. Selain itu, Cina juga mengatakan sedang mengembangkan kemampuan mereka untuk melacak keberadaan aplikasi berbau cabul dan porno.
Cina memiliki populasi pengguna internet terbesar di dunia, yakni lebih dari 632 juta orang. Pada akhir bulan Juni tahun ini, mayoritas atau sekitar 83 persen pengguna internet Cina, memiliki smartphone dan menggunakannya untuk mengakses internet.
Di Cina, aplikasi mobile juga banyak dipakai. Salah satunya yang terpopuler dan paling banyak dipakai adalah, aplikasi pengiriman pesan WeChat. Bahkan, menurut pengakuan para pengguna WeChat, ada forum khusus di aplikasi tersebut yang dikhususkan sebagai forum berbagi konten cabul dan porno. Namun, Tencent, perusahaan pemilik WeChat masih enggan berkomentar tentang hal itu.
Perang pemerintah terhadap konten porno di internet diibaratkan seperti melawan Hydra, monster serupa ular di mitologi Yunani. Jika pemerintah memotong satu kepala, akan tumbuh sepuluh kepala lagi yang tumbuh. Akibatnya, pemerintah menjadi kewalahan. (Tech Times)
Tag
Berita Terkait
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown
-
Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026