Suara.com - Seorang gadis belia di Cina yang terkenal di sosial media karena kecantikan dan kegemarannya memamerkan kekayaan dan kehidupan mewahnya di media sosial secara mengejutkan mengakui keterlibatannya dalam operasi judi ilegal dan seks komersial.
Guo Meimei, yang baru berusia 23 tahun dan merupakan bintang sosial media Weibo, muncul di tayangan televisi Cina awal pekan ini dalam balutan seragam penjara bewarna jingga dan dengan wajah bersih dari sapuan make up. Bulan lalu dia memang ditangkap oleh kepolisian Cina karena diduga terlibat dalam jaringan judi ilegal.
Dalam tayangan televisi itu Guo mengatakan dia juga meraup uang dengan berprofesi sebagai perempuan panggilan. Kepada polisi dia mengaku menetapkan tarif tidak kurang dari 100.000 yuan atau sekitar Rp190 juta untuk setiap pelanggannya.
"Saya sangat tidak suka dengan mereka yang ingin menjadikan saya simpanan. Banyak yang ingin tidur dengan saya meski hanya satu malam, tak peduli berapa pun bayarannya," kata Guo.
Guo, di akun Weibo-nya, punya hampir 2 juta follower. Di dalam media sosial yang merupakan contekan Twitter ala Cina itu, Guo mengunggah sejumlah foto dirinya mengendarai Lamborghini, jet ski, dan di rumah-rumah mewah.
Dia juga pernah menjadi bintang dalam film yang bercerita tentang dirinya sendiri dan berjudul "I am Guo Meimei". Film itu diproduksi dengan uang Guo sendiri dan mulai diproduksi tahun lalu.
Ironisnya dia ditangkap polisi karena mengunggah foto dan kicauan kemenangannya dalam judi bola Piala Dunia bulan lalu. Kepada polisi dia juga mengaku mengoperasikan sebuah rumah judi ilegal di sebuah apartemen di Bejing, bersama mantan kekasihnya.
Guo sendiri mulai menarik perhatian pengguna internet Cina setelah mengunggah foto dirinya bersama sejumlah mobil mewah di Weibo. Dalam akun itu dia mengaku sebagai manajer jenderal bidang komersial dari Palang Merah Cina.
Akibat foto itu dia dikecam dunia maya karena dinilai tidak peka, betapa dia bergaya hidup mewah sementara bekerja di bidang sosial kemanusiaan. Adapun Palang Merah menegaskan tidak mengenal Guo.
Dalam pengakuannya Guo meminta maaf kepada Palang Merah dan publik Cina karena berbohong telah bekerja untuk Palang Merah. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan