Suara.com - Kampanye penggalangan dana bagi penderita Amyotrophic lateral sclerosis (ALS) diadopsi oleh para pengguna media sosial di Lebanon baru-baru ini. Mereka menggelar kampanye yang dinamakan Burn ISIS Flag Challenge.
Dari namanya, jelas sudah bahwa kampanye tersebut mengharuskan pesertanya membakar bendera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Memang demikian adanya, namun, yang dibakar tak harus bendera. Banner atau kertas bergambar bendera ISIS pun jadi.
Dengan hashtag #BurnISISFlagChallenge warga Lebanon ramai-ramai memposting foto dan video mereka sedang membakar bendera, atau banner bergambar bendera ISIS. Kabarnya, kampanye ini digelar untuk menunjukkan sikap antipati terhadap ISIS, terlebih setelah kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi tersebut menggorok leher seorang tentara Lebanon.
Beragam tanggapan pun muncul. Ada yang mendukung, seperti tweep berikut.
"#BurnISISFlagChallenge Lebanon... Kalian luar biasa," kicau akun @DanaMaiden.
"Kami membakar bendera dalam kegeraman untuk memprotes orang yang menyembelih leher untuk kesenangan," kicau pengguna lain yang menyebut dirinya Angry Lebanese.
Namun, banyak pula yang mengecam aksi tersebut. Pasalnya, ada Kalimat Syahadat, pernyataan keimanan umat Islam di bendera tersebut. Bahkan, Menteri Kehakiman Lebanon meminta mereka yang membakar bendera untuk diseret ke meja hijau.
"Pagi ini, sejumlah orang membakar bendera ISIS di Lapangan Sassine dengan simbol bertuliskan: 'Tiada Tuhan selain ALLAH swt, dan Nabi Muhammad saw adalah utusan ALLAH', yang tak lain adalah batu penjuru bagi Islam," kata Menteri Kehakiman Lebanon Ashraf Rifi seperti dikutip oleh Daily Star.
"Simbol tersebut tidak ada hubungannya dengan ISIS dan pendekatan terorismenya," tambah Ashraf.
Ashraf menegaskan, Lebanon akan melindungi simbol-simbol religius dan kesatuan Lebanon. Penegak hukum tidak akan mendiamkan mereka yang membakar bendera tersebut.
Sejumlah aktivis melanjutkan aksi mereka, namun dengan meletakkan tulisan "Terorisme tidak Ber-Tuhan" sebagai ganti kalimat suci tersebut. (Al Arabiya)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
24 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Juni 2026: Jangan Lewatkan Zinedine Zidane Gratis
-
41 Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni 2026: Borong Item Langka Universal Token
-
Terpopuler: 5 HP NFC Termurah, Update Harga HP Samsung Galaxy A Series Juni 2026
-
Rp3 Juta dapat Samsung Tipe Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Menurut Review 2026
-
Gameplay God of War Laufey Terungkap: Grafis Menawan, Istri Kratos Lebih Lincah
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 17T: Telefoto Lebih Ciamik, Performa Kencang
-
3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
-
Saingi Honor dan Redmi, Oppo Siapkan HP Midrange Baterai 10.000 mAh
-
Daftar Harga Xiaomi TV S Mini LED 2026: Smart TV Premium Layar Jumbo Berfitur Menarik
-
Hisense Mini-LED U7SE 144 Hz Debut: Harga Mulai Rp11 Jutaan, Layar hingga 100 Inci