Suara.com - Anda penikmat bir dan sudah mencoba banyak macam bir? Jangan merasa puas dulu jika belum mencicipi bir yang satu ini.
Pasalnya, bir ini dibuat dengan ragi yang tak biasa. Jika biasanya ragi disimpan di pabrik sebelum dipakai untuk membuat bir, ragi yang satu ini melakukan perjalanan jauh terlebih dahulu.
Tapi jangan salah, perjalanan itu tidak dilakukan di atas permukaan bumi, melainkan ke luar angkasa. Adalah Ninkasi Brewing Company, perusahaan bir asal Oregon, Amerika Serikat, yang menggagas perjalanan ini.
Pada tahun 2014, Ninkasi meluncurkan ragi bir ke luar angkasa. Sekembalinya dari luar angkasa, ragi tersebut dipakai untuk membuat bir.
Ground Control, nama bir yang dibuat dengan ragi luar angkasa tersebut. Lewat situs resminya, perusahaan Ninkasi mengklaim siap memberikan pengalaman baru bagi para penikmat bir di dunia.
Namun, pengiriman ragi ke luar angkasa tak berjalan semudah yang dibayangkan. Ninkasi harus mengalami kegagalan sebelum usahanya terwujud.
Pada bulan Juli 2014, sebuah roket yang membawa 16 tabung berisi ragi pembuat bir gagal mencapai luar angkasa. Roket pembawa ragi itu terjatuh di Gurun Black Rock, Nevada. Ragi yang dibawanya pun otomatis tak bisa digunakan lagi.
Niat Ninkasi menciptakan 'bir angkasa' baru terwujud pada bulan Oktober 2014.
"Enam tabung ragi bir terbang hingga ketinggian 77.3 mil atau 124 kilometer di dalam sebuah roket, dan kembali dengan selamat di Bumi," tulis perusahaan di situsnya.
Ragi tersebut lalu dibawa ke laboratorium Ninkasi di Eugene. Di situ, ragi diuji coba terlebih dahulu sebelum dipakai untuk memfermentasi bir yang kemudian dinamai "Ground Control".
Untuk membuat produk spesial ini, Ninkasi merangkul seorang seniman pembuat poster legendaris, Neal Williams, untuk membuat ilustrasi pada label dan kemasan bir. Neal Williams adalah seniman poster untuk konser band-band ternama macam Queens of the Stone Age, Dave Matthew Band, Interpol, dan The Head & The Heart.
Hasilnya tak mengecewakan. Neal menggabungkan unsur luar angkasa, fiksi ilmiah, dan futurisme berbalut gaya retro di label bir tersebut. Sayang, bir unik ini baru akan tersedia di Amerika Serikat saja mulai 13 April 2015.
Berita Terkait
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
26,02 Juta Liter Bir Bakal Terjual Selama Piala Dunia 2026, Pemerintah Buat Aturan Ketat
-
Harga Bumbu Dapur dan Bir di Jepang Bakal Melambung
-
Tips Aman dan Tertib Jalani Miqat di Bir Ali, Termasuk untuk Lansia dan Disabilitas
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kelangkaan Chip Bikin Harga Smartphone Naik, Motorola Ungkap Faktanya
-
6 HP Terbaru Segera Meluncur di Indonesia, Spek Gahar Terbaik di 2026
-
22 Kode Redeem FC Mobile 21 April 2026: Pemain F2P Full Senyum, Sikat OVR 117 Tanpa Top Up
-
Tim Cook Bongkar Sosok John Ternus, CEO Apple Baru!
-
7 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan dan Petualang
-
Motorola Edge 70 Fusion dan Signature Resmi di Indonesia, Andalkan Kamera DXOMARK dan AI Canggih
-
Bocoran Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Anyar di Indonesia dengan RAM 12 GB
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 April 2026, Peluang Gaet Player OVR 117 dan Gems Gratis
-
Debut 23 April, Honor WIN H9 Diklaim Bawa 'Layar 3D Anti-Pusing 300 Hz' Pertama di Dunia
-
Mini Game Anyar, Resident Evil Requiem Dapatkan Mode Mercenaries Bulan Depan?