Suara.com - Seorang pelajar putri sekolah menengah atas asal North Carolina, Amerika Serikat, punya cara yang terbilang aneh menyikapi penolakan universitas terhadap dirinya.
Ditolak masuk sebagai mahasiswi, ia melayangkan surat balasan yang intinya menyatakan bahwa ia tidak terima dengan penolakan atas dirinya.
"Yang terhormat panitia penerimaan mahasiswa baru Universitas Duke. Terima kasih atas surat penolakan Anda tertanggal 25 Maret 2015. Setelah mempertimbangkan secara masak, saya harus mengatakan bahwa saya tidak bisa menerima penolakan Anda," kata pelajar bernama Siobhan O'Dell itu.
Tak cuma itu. Siobhan mengatakan bahwa ia tetap akan nekat mengikuti perkuliahan di Universitas Duke yang akan dimulai pada musim gugur 2015 mendatang.
"Mungkin Universitas Duke berhasil menolak para pelamar-pelamar sebelum saya, tapi hal itu tidak berlaku buat saya. Oleh karena itu, saya tetap akan menghadiri kuliah di Duke University 2015. Sampai jumpa," tulisnya dalam surat tersebut penuh percaya diri.
Tak hanya sampai di situ. Siobhan juga mengunggah surat balasannya itu ke media sosial lalu tersebar luas.
Tak dinyana, pihak Universitas Duke kembali membalas surat Siobhan. Isinya, mereka menyatakan bahwa seleksi masuk universitas sudah dilakukan sedemikian rupa untuk memilih kandidat-kandidat terbaik. Namun, mereka juga mempersilakan Siobhan untuk mengajukan keberatan dan menunjukkan bagian mana dari surat pengajuannya yang dinilai Siobhan patut jadi pertimbangan.
Tidak jelas, apakah memang Siobhan benar-benar ingin masuk Duke University, ataukah hanya iseng dengan cara membuat surat tersebut.
Yang jelas, berdasarkan informasi yang termuat di laman Tumblr-nya, Siobhan sebenarnya sudah diterima di University of Southern California dan akan masuk kuliah menjelang musim gugur nanti. (Metro)
Berita Terkait
-
Rhenald Kasali Sebut Kasus Pertamina Buat Anak Muda Takut Jadi Pemimpin BUMN
-
Polemik Yayasan Unsultra: Pemprov Sultra Sesalkan Nur Alam Tak Hadir Mediasi, Sebut Tak Kooperatif
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Sudirman Said Luncurkan Pusat Studi Keberlanjutan UHN untuk Jawab Tantangan Krisis Iklim
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan