Suara.com - Sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa anak-anak dari keluarga kaya dan kelas sosial lebih tinggi lebih akan tetap meminta bantuan ekonomi dari orang tuanya ketiga dewasa.
Studi yang digelar oleh ilmuwan dari North Carolina University, AS itu menunjukkan bahwa lebih dari 40 persen orang berusia 25-32 yang berasal dari keluarga kaya masih meminta bantuan ekonomi dari orang tua mereka.
"Penelitian ini fokus pada apa yang saya sebut sebagai partial independece, yakni ketika seseorang tak lagi tinggal bersama orang tua mereka tetapi masih memeroleh dukungan ekonomi dari mereka," kata Anna Manzoni, ilmuwan di balik riset itu.
Dalam risetnya, Manzoni meneliti 6.471 orang berusia 18 hingga 32 tahun. Ia mengambil data dari National Longitudinal Study of Adolescent to Adult Health, sebuah studi tentang kesehatan remaja di berskala nasional di AS.
Dari analisisnya ia menemukan bahwa 41,4 persen partisipan, yang berusia antara 25 sampai 32 tahun masih bergantung secara ekonomi pada orang tua mereka.
Manzoni kemudian menemukan bahwa kelompok dari keluarga kaya dan yang selama kuliah dibiayai oleh orang tua mereka, akan lebih cenderung untuk tergantung secara ekonomis pada orang tua di awal usia 20an.
"Mereka yang membayar kuliahnya sendiri akan lebih mandiri, tetapi mereka yang mengandalkan orang tua ketika kuliah, bahkan pada satu titik akan kembali tinggal bersama orang tua," jelas dia.
Penelitian Manzoni, yang bertajuk "Intergenerational Financial Transfers and Young Adults' Transitions In and Out of the Parental Home," diterbitkan dalam jurnal Social Currents edisi 26 November 2015. (Phys.org)
Berita Terkait
-
6 Weton yang Berpotensi Kaya Raya, Sukses dan Hoki Sepanjang Hidup
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?
-
7 Zodiak yang Isinya Orang Kaya di ASEAN, Taurus dan Aries Paling Dominan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan