Suara.com - Sebuah survei berskala nasional di Amerika Serikat menemukan bahwa semakin banyak pemuda dan pemudi di negeri itu yang menyukai dan tak sungkan lagi mengakui bahwa mereka secara seksual tertarik pada pasangan dengan jenis kelamin yang sama.
Secara khusus survei itu menemukan bahwa kini semakin banyak pemuda yang mengatakan mereka "lebih tertarik pada perempuan", alih-alih menggunakan kalimat "hanya tertarik pada perempuan".
Survei yang digelar para peneliti dari badan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS (CDC) itu bertajuk National Survey of Family Growth. Survei ini digelar rutin di AS sejak 1970an. Hasil survei itu diterbitkan dalam laporan berjudul National Health Statistic Report yang terbit pada 7 Januari.
Adapun survei terbaru ini melibatkan 10.000 lelaki dan perempuan yang berusia 18 hingga 44 tahun. Mereka ditanyai tentang perilaku, orientasi, dan ketertarikan seksual.
Dari survei itu ditemukan bahwa 92 persen perempuan dan 95 persen lelaki mengidentifikasi diri sebagai heteroseksual. Kurang dari dua persen lelaki dan di bawah satu persen perempuan mengaku homoseksual.
Selain itu ditemukan bahwa 5,5 persen perempuan dan dua persen lelaki mengaku biseksual. Ada juga 17 persen perempuan yang mengaku pernah terlibat dalam hubungan seksual sesama jenis dan enam persen lelaki mengaku soal hal yang sama.
Hasil-hasil survei ini secara garis besar tak banyak berubah dari survei yang sama di tahun-tahun sebelumnya.
Tetapi yang paling menarik dari survei kali ini adalah semakin banyak perempuan muda yang mengaku tertarik secara seksual pada baik lelaki maupun perempuan. Lebih dari lima persen perempuan berusia 18 sampai 24 tahun yang mengaku menyukai lelaki dan perempuan.
"Jumlah ini tiga kali lebih besar ketimbang jumlah perempuan berusia 35 sampai 44 tahun yang memiliki orientasi yang sama," kata Ritch Savin-Williams, pakar psikologi dari Cornell University, yang menganalisis data itu untuk Live Science. Ia tak terlibat dalam survei itu.
Sementara di kalangan pemuda, semakin banyak yang mengatakan "lebih tertarik" pada perempuan. Jadi masih ada peluang untuk tertarik pada lelaki. Ada enam persen responden berusia 18 sampai 24 tahun dalam kelompok ini, dua kali lebih banyak dari lelaki berusia 25 sampai 44 tahun.
Temuan ini, kata Savin-Williams, menunjukkan bahwa ketertarikan seksual terhadap rekan sesama jenis bukan lagi masalah bagi generasi muda. Jadi mereka lebih leluasa mengakuimnya ketimbang orang dari generasi lebih tua.
Tag
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Suarakan Perlindungan HAM LGBTIQ+ di Media Sosial, LBH Jakarta Tuai Pro-Kontra Netizen
-
Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Viral Pemilik Brand Lokal ini Tolak Kerja Sama dengan LGBT, Tapi Malah Diserang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda
-
Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih