Suara.com - Goddard Space Flight Center, institusi milik Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA), merilis sebuah video time lapse yang memperlihatkan aktivitas Matahari sepanjang tahun 2015.
Wahana luar angkasa Solar Dynamics Observatory (SDO), yang dibangun pada tahun 2010, memotret Matahari sekali tiap 12 detik pada 10 panjang gelombang yang berbeda.
Misi SDO sudah berjalan selama enam tahun. Sementara itu, video tersebut dibuat pada periode 1 Januari 2015 hingga 28 Januari 2016 . Tiap frame diambil dalam selisih waktu dua jam.
Sepanjang video, Anda akan melihat perbedaan ukuran Matahari. Hal ini disebabkan jarak antara Matahari dan wahana SDO yang berubah-ubah seiring berjalannya waktu.
"Foto ini luar biasa konsisten dan stabil, terlepas dari fakta bahwa SDO mengorbit Bumi dengan kecepatan 6.878 mil per jam, sedangkan Bumi mengorbit Matahari dengan kecepatan 67.062 mil per jam," kata pihak Goddard Space Flight Center.
Para ilmuwan mempelajari foto-foto Matahari tersebut untuk memahami sistem elektromagnetik kompleks yang menyebabkan pergerakan konstan Matahari. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Apakah Ada Sunscreen Waterproof? 6 Produk Andalan Ini Bisa Dipakai Seharian
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Body Lotion SPF 50 Apa yang Bagus? Cek 5 Rekomendasi untuk Lindungi Kulit saat Panas
-
Sun Body Serum untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Kulit Tidak Gosong
-
Apa Bedanya Sunblock dan Sunscreen Badan? Jangan Sampai Salah Pilih
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Anker Kenalkan Soundcore Liberty 5 Pro Series, TWS Premium dengan Casing AMOLED
-
Xiaomi REDMI Watch 6 Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch AMOLED 2.07 Inci dengan Baterai 24 Hari
-
Palo Alto Networks Luncurkan Idira, Platform Keamanan Identitas AI untuk Lawan Ancaman Siber Modern
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Ekonom Sebut Gojek dan Grab Bisa Bertahan Andalkan Ekosistem Digital
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 23 Mei 2026: Klaim Skin Eclipse, Ada Hujan Diamond
-
Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta, Tantang Dominasi Meta
-
iQOO 16 dan Vivo V80 Muncul di Database IMEI, Skor AnTuTu Tembus 5 Juta?
-
POCO X9 Pro Max Dirumorkan Bawa Baterai 12.000 mAh, Usung 'Spek Dewa'
-
Oppo Pad 6 Segera Rilis: Andalkan Chip Flagship Dimensity, Skor AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Huawei Watch Fit 5 Series Mulai Tersedia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes Pertama di Smartwatch