Suara.com - Semua telepon seluler yang dijual di India mulai 2017 harus dilengkapi dengan fitur "panic button", sebuah tombol yang bisa digunakan oleh pemiliknya untuk meminta bantuan dalam kondisi genting. Kebijakan ini diambil seiring semakin tingginya angka kejahatan terhadap perempuan di negeri itu.
Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Teknologi India juga mengatur bahwa terhitung Januari 2018, sebuah ponsel di India juga harus dilengkapi dengan GPS.
"Teknologi harus bertujuan membuat hidup manusia lebih baik dan apa yang lebih baik dari pada keselamatan perempuan," bunyi pernyataan kementerian itu pada Senin (24/4/2016).
Dalam aturan baru itu, para pengguna ponsel bisa menekan tombol angka 5 atau 9 dalam waktu lama untuk mengaktifkan panggilan darurat. Sementara pada ponsel pintar fungsi panggilan darurat bisa diaktifkan dengan menekan tombol power tiga kali.
Kekhawatiran akan keselamatan perempuan di India dipicu oleh pemerkosaan atas seorang mahasiswi berusia 23 tahun di Delhi pada 2012. Angka kejahatan terhadap perempuan di India memang sangat tinggi. Pada 2014 tercatat ada 337.922 kejahatan atas perempuan di India, termasuk 36.000 pemerkosaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas
-
Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya
-
Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan
-
Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah
-
Pabrik Mi di Mojokerto Ludes Dilalap Api, 10 Kontainer Produk Hangus