Suara.com - Indonesia, Pakistan, Palestina, Banglades, dan Nepal adalah negara-negara yang paling sering mengalami percobaan serangan program jahat atau malware komputer, demikian isi laporan Microsoft, seperti dikutip Reuters, Kamis (5/5/2016).
Dalam laporan bertajuk "Microsoft Security Intelligence Report" yang dirilis setiap dua tahun itu, disebutkan bahwa pada 2015 lalu ada setidaknya dua tipe program jahat yang banyak menyerang komputer di Tanah Air.
Yang pertama adalah keluarga Win32/CplLnk, yang termasuk dalam jenis exploit atau program yang digunakan peretas untuk menemukan celah keamanan pada komputer target. Kedua adalah Win32/Virut, tipe program virus yang digunakan peretas untuk mengakses komputer target, dengan cara membuka koneksi rahasia antara komputer target dengan server Internet Relay Chat (IRC).
Meski demikian, Microsoft mengatakan sebagian besar percobaan serangan dengan malware berakhir gagal.
"Lebih dari dua pertiga komputer yang terkoneksi internet di dunia dilindungi oleh peranti lunak keamanan yang terus memantau dan memblok semua serangan," tulis Microsoft dalam laporannya.
Serangan malware paling banyak berhasil menginfeksi komputer terjadi di Mongolia, Libya, Palestina, Irak, dan Pakistan. Sekitar separuh serangan itu berasal dari Asia dan seperlimanya dari Amerika Latin.
Sementara negara-negara yang paling jarang diserang malware adalah Jepang, Findlandia, Norwegia, dan Swedia.
"Setiap hari kami mengidentifikasi lebih dari 10 juta serangan malware," kata Alex Weinert dari Microsoft.
Secara total, serangan malware komputer di dunia pada 2015 turun menjadi 18 persen dari 19 persen pada 2014.
Berita Terkait
-
Investasi SDM, Pengajar Indonesia Akselerasi Kompetensi AI Bersama Microsoft
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan
-
Hacker Bobol Data Rockstar dan Sebar Informasi GTA, Saham Take-Two Malah Meroket
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek