Suara.com - Facebook dan Microsoft, pada Kamis (26/5/2016), mengumumkan akan memasang kabel bawah laut dari Amerika Serikat ke Spanyol di Eropa untuk meningkatkan koneksi internet dunia.
Internet cepat memang penting bagi Facebook, yang kini mengandalkan konten video di media sosialnya. Dengan adanya internet cepat, penggunanya tidak saja semakin banyak tetapi juga akan semakin betah menghabiskan waktu di media sosial tersebut.
Proyek ini juga menegaskan tren ketika perusahaan-perusahaan teknologi baru mulai mengambil alih peran pemerintah atau perusahaan swasta lain yang sudah mapan. Contohnya Google yang mengembangkan program internet cepat Fiber di AS, Amazon mendirikan layanan pos atau kurirnya sendiri, dan Uber yang menggantikan layanan transportasi konvensional.
Kabel internet itu akan membentang dari utara Virginia, Amerika Serikat ke Bilbao di Spanyol. Dari Spanyol, kabel itu akan menyalurkan internet ke seluruh Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan Asia.
Kedua perusahaan itu mengklaim bahwa sambungan itu akan menjadi kabel bawah laut dengan kapasitas paling besar yang pernah melewati dasar Samudera Atlantik. Sayang, mereka tak mengungkap besarnya dana untuk menjalankan proyek itu.
Pengelolaan kabel itu akan dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi Spanyol, Telefonica. Pengerjaan proyek itu sendiri akan dimulai dari Agustus 2016 dan berakhir pada Oktober 2017.
Meski Telefonica bisa menjual akses kabel itu ke perusahaan lain, Facebook dan Microsoft menekankan bahwa mereka akan diutamakan. Itu artinya kedua raksasa asal Amerika itu akan memiliki jalan tol pribadi yang menghubungkan dua pasar utama, Amerika Serikat dan Eropa.
Saat ini sudah ada belasan kabel bawah laut yang menghubungkan antara Amerika dan Eropa.
Pembangunan kabel bawah laut Facebook dan Microsoft itu sendiri tak lepas dari visi teknologi masa depan mereka. Pada April lalu dalam sebuah pertemuan developer, Facebook mengutarakan mimpinya tentang teknologi realitas maya yang akan menjadi jembatan yang mempertemukan orang-orang dari berbagai benua di alam virtual. Teknologi ini akan butuh koneksi internet tinggi agar bisa terwujud. (The Guardian)
Berita Terkait
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan