Suara.com - Skandal keamanan Samsung yang melibatkan telepon seluler pintar terbarunya, Galaxy Note 7 tampaknya belum berakhir. Setelah penjualannya dihentikan, unit-unitnya ditarik dari konsumen, dan unit-unit baru - yang diklaim lebih aman - justru kembali terbakar dan bahkan melukai pelanggan.
Seperti yang diwartakan USA Today, Minggu (9/10/2016), setidaknya ada tiga kasus terbakarnya Galaxy Note 7 terbaru, yang merupakan unit pengganti, di Amerika Serikat dalam kurang dari satu pekan terakhir.
Kasus terbaru dilaporkan oleh Michael Klering dari Nicholasville, Kentucky. Klering, dalam laporannya, mengaku terkejut ketika pada Selasa pagi (4/10/2016) terbangun dengan kamar penuh asap. Ia melihat ponsel Galaxy Note 7 miliknya sedang terbakar.
Klering mengaku ponsel itu baru saja ditukarnya sepekan sebelum insiden terjadi.
"Itu adalah ponsel pengganti, jadi saya berpikir sudah aman. Bahkan saya tak sedang mengisi ulang saat ia terbakar," kata Klering.
Akibat peristiwa itu Klering dilarikan ke rumah sakit karena diduga keracunan asap. Ia muntah-muntah dan didiagnosis mengalami bronkitis akut. Ia kini sedang mencari pengacara untuk menuntut Samsung.
Adapun Samsung mengaku sedang menyelidiki peristiwa itu.
"Kami memastikan kepada para pelanggan bahwa kami menanggapi setiap laporan dengan serius dan bahwa kami sudah menghubungi Tuan Klering, sehingga kami bisa mengupayakan segala yang diperlukan untuk dia," bunyi pernyataan Samsung, Minggu.
Sementara pada Jumat (7/10/2016), Abby Zuis, gadis berusia 13 tahun asal Farmington, Minnesota, mengatakan Galaxy Note 7 miliknya, yang juga pengganti unit lama, mengeluarkan asap dan terbakar.
Sebelum itu pada Rabu (5/10/2016) sebuah Galaxy Note 7 terbakar dalam sebuah pesawat maskapai Southwest yang sedang terbang dari Louisville ke Baltimore. Pemilik ponsel mengaku bahwa Galay Note 7 yang terbakar itu baru saja diterimanya dari Samsung sebagai pengganti unit lama yang diduga cacat.
Peristiwa di dalam pesawat terbang itu kini sudah diselidiki juga oleh komisi perlindungan konsumen AS (CPSC).
Berita Terkait
-
Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
HP Gaming Samsung Galaxy M47 Siap Debut, Andalkan Chip Snapdragon
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kolaborasi Honor of Kings dengan InuYasha, Hadirkan Skin Eksklusif hingga Gameplay Baru
-
Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG