Suara.com - Alfacart.com menggandeng Samsung Electronics menjadi salah satu peserta Shopping Festival 11.11, menggelar program 'Gratis Samsung Electronics Dengan Berbelanja Kebutuhan Sehari-hari di Alfacart.com. Progam ini akan berjalan pada 11 November mendatang mulai pukul 00.00 WIB.
"Sebagai pendatang baru yang memasuki 5 bulan, kami terus melakukan inovasi. Dimana cukup dengan mengambil paket belanja bulanan selama satu tahun, pelanggan sudah langsung bawa pulang produk elektronik Samsung secara gratis," ungkap CEO Alfacart.com Catherine Sutjahyo saat temu media di Jakarta, Rabu (9/11/2016).
Pembeli dapat memilih paket, jelasnya, yang telah dibundel dengan beberapa peralatan rumah tangga elektronik dengan voucher berbelanja setiap bulan.
"Kita ingin mengembangkan image bahwa Alfacart juga menyediakan berbagai home appliance (perlengkapan rumah tangga)," kata dia.
Penawaran ini hanya berlaku untuk 11 orang pertama dari setiap 12 paket yang tersedia. Paket yang ditawarkan adalah voucher belanja mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta dan berlangsung dalam satu hari itu.
Namun, jika promo tersebut telah habis, maka pelanggan masih berkesempatan memperoleh perlengkapan rumah tangga tersebut dengan potongan harga 50%. Tapi untuk paket yang ditawarkan akan berbeda dengan promo khusus tadi.
"Yang promo khusus itu spesial paketnya karena mendapatkan home appliance gratis," ujar Catherine.
Untuk tahap awal, promo ini berlaku di tiga wilayah yakni Jabodetabek, Surabaya dan Bandung. Sistem pembayarannya pun dilakukan melalui kartu kredit.
"Ini baru tahap awal ya, perkenalan, launching lah.. Kalau sambil di-review kalau responnya bagus tidak harus selesai di akhir November ini," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang mengatakan, promosi ini mempermudah konsumen mendapatkan peralatan rumah tangga dan juga mendorong penetrasi perlengkapan rumah tangga yang masih rendah di Tanah Air.
"Alfacart merupakan pemain baru tapi background retailnya sudah strong dan O2O-nya pun sudah kuat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Ditargetkan Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar
-
Pemerintah Siapkan Infrastruktur untuk Pebisnis Startup
-
Baru Tiga Bulan, Jawa Timur sebagai Pasar Terbesar Alfacart.com
-
Rudiantara: Nilai e-Commerce Indonesia Capai Rp130 Miliar di 2020
-
e-Commerce Diprediksi Bikin Bisnis Perkantoran Bergairah
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya
-
Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
-
Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar
-
Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua